PURBALINGGA, INFO- Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Purbalingga Nomor 141.1/262 Tahun 2017, maka Hardizon resmi menjabat Kepala Desa Antarwaktu Desa Manduraga Kec. Kalimanah Kab. Purbalingga masa jabatan tahun 2013-2019. Hardizon menjabat Kepala Desa setelah pejabat Kepala Desa sebelumnya Widodo Panca Nugraha, S.STP. diberhentikan dengan hormat berdasarkan SK Bupati Purbalingga Nomor 141.1/261 Tahun 2017.

Penyerahan jabatan Kepala Desa Manduraga, sekaligus pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Kepala Desa yang baru oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH. MM. dilaksanakan di Balai Desa Manduraga, Senin (18/09). Hadir dalam pelaksanaan pelantikan tersebut, Ketua DPRD H. Tongat, SH. MM, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Ny. Erni Widyawati Tasdi, S.Sos. serta sejumlah pejabat OPD di lingkungan Pemkab Purbalingga.

Dalam sambutannya, Bupati Tasdi menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejabat Kades Manduraga atas pelaksanaan tugasnya sejak Kades Manduraga sebelumnya Kustono meninggal dunia pada 24 Maret 2017 dikarenakan sakit, dan jabatan Kepala Desa di jabat oleh Widodo Panca Nugraha, S.STP. dari tanggal 22 Mei 2017 sampai dengan 18 September 2017.

Bupati juga berharap, setelah resmi menjabat, Kades Hardizon segera melaksanakan tugas seperti diamanatkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pada pasal 26 ayat (1)  yang menyebutkan tentang tugas Kepala Desa yaitu menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Jadi pak Hardizon harus menggerakkan pemerintahan, masyarakat, dan juga pembangunannya jangan sampai mandeg, apalagi sekarang banyak dana yang mengalir di desa, sehingga tugas Kades untuk menggali segala potensi desa, untuk mensejahterakan rakyatnya,” kata Bupati Tasdi.

 Selanjutnya Bupati Tasdi juga meminta sinergitas program-program pembangunan desa dengan program-program kabupaten dan juga program nasional, untuk bersama-sama bekerja cerdas, bekerja keras dan bekerja ikhlas sesuai norma hukum dan norma agama yang ada dengan bekerja tatas, titis dan tetes serta bekerja untuk meningkatkan ibadah demi mengejar kepentingan akhirat.

Selain itu, lanjut Bupati, Kades dituntut mengikuti irama kerja Kabupaten dengan program-program strategisnya terutama  pengentasan permasalahan sosial. Menurutnya, Kades harus peka agenda Pemkab Purbalingga, yaitu agenda intelektual yaitu para pejabat pemerintahan harus paham prosedur, agenda struktural yaitu penataan perangkatnya, agenda managerial yaitu management yang baik berdasarkan strukturnya dan memaksimalkan potensi.

“Ke empat agenda behavior yaitu mengubah perilaku terutama budaya disiplin kerja, bekerja bersama bergotong-royong untuk kompak bergerak memajukan desanya. Kelima adalah agenda sosial, jangan sampai Kades tidak tau masalah kemiskinan, RTLH, rumah tidak berjamban, dan masalah lainnya. Saya harap Kades baru segera menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di Manduraga, karena di agenda sosial ini, seluruh pejabat pemerintahan sampai dengan Kepala Desa harus peka permasalahan-permasalahan sosial di sekitarnya,” kata Bupati Tasdi. (PI-5).