24.720 KSM Terima Dana Bantuan Program Keluarga Harapan

Sebanyak 24.720 keluarga sangat miskin (KSM) di kabupaten Purbalingga menerima dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, di Pendapa Dipokusumo, Selasa (9/12).

Jumlah tersebut merupakan KSM yang telah divalidasi oleh tim pendamping dari jumlah awal sebanyak 29.209 KSM di 18 kecamatan. Jumlah dana yang disalurkan mencapai Rp 9,49 miliar, dengan jumlah bantuan yang diterima bervariasi dikarenakan perbedaan komposisi anggota keluarga peserta PKH.

“Yang penting disyukuri dan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat bagi keluarga. Sehingga program ini mampu mengentaskan para penerima menjadi berdaya dan kedepan tidak lagi menjadi keluarga sangat miskin,” kata Bupati Sukento usai penyerahan secara simbolis kepada 18 penerima mewakili 18 kecamatan yang ada.

Menurut Bupati, program keluarga harapan adalah program pemerintah yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia, termasuk di wilayah kabupaten Purbalingga. Dengan bantuan yang diterima, peserta PKH mendapat kesempatan untuk mengubah nasib dirinya menjadi lebih beruntung. Anaknya dapat bersekolah, sehingga menjadi pintar. Kemudian dapat memperoleh pekerjaan yang akan mampu menopang kehidupannya.

“Tema program ini adalah Anaku Tidak Boleh Miskin Harus Sehat dan Cerdas. Mari tema ini dijadikan daya dorong bagi kita semua untuk berubah menjadi keluarga yang lebih beruntung,” tandasnya.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Purbalingga, Ngudiarto menuturkan, penyaluran dana bantuan PKH sudah dimulai sejak Senin (8/12) kemarin hingga 13 Desember 2014. Penyaluran hari pertama dilaksanakan di tiga kecamatan yakni kecamatan Kalimanah, Padamara dan Pengadegan.

“Hari ini kita lakukan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan KSM di 18 kecamatan di Pendapa Dipokusumo. Juga dilakukan penyaluran untuk wilayah kecamatan Purbalingga di pusatkan di Kantor Pos Purbalingga sebanyak 505 KSM,” jelas Ngudiarto.

Rencananya, lanjut Ngudiarto, pada 11 Desember lusa akan dilakukan teleconference lounching program keluarga harapan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Ditambahnkan Ngudiarto, PKH merupakan program yang memberikan bantuan tunai kepada keluarga sangat miskin, dengan menerapkan syarat, ketentuan dan kewajiban, bagi pesertanya. Sebagai imbalanya, KSM diwajibkan memenuhi persyaratan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui aspek pendidikan dan kesehatan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *