89 Bidang Tanah Milik Warga Serang Disewakan

PURBALINGGA, INFO- 89 bidang tanah milik warga Desa Serang disewa oleh PT Kokoria untuk pembangunan resort dan tempat wisata. Kesepakatan sewa antara warga dan PT Kokoria ditanda tangani pada Kamis (15/3/2018) di Pendapa Dipokusumo Purbalingga yang juga dihadiri Bupati Tasdi. Ke 89 bidang tanah tersebut mempunyai luas 23 ha yang nantinya akan disewa selama 30 tahun semenjak 1 November 2017.

Direktur Utama PT Kokoria, Kang Jun Hoo mengatakan, pihaknya sangat terkesan dengan sambutan warga Serang karena pola pikir mereka ternyata sudah maju tentang pariwisata. Warga Serang dinilai pintar menangkap peluang dengan memanfaatkan potensi alam Serang yang indah. Kang Jun Hoo menambahkan, pembayaran sewa tanah akan dilakukan dua tahap. Yaitu 10% sejak penandatangan dilakukan dan 90% setelah semua proses perijinan selesai diurus.

“Pembayaran akan kami lakukan dua tahap. Kami berkomitmen untuk membayar dengan tepat waktu,” kata Kang Jun Hoo.

Untuk diketahui, biaya sewa tanah tersebut sebesar Rp 12.000.000 per ha untuk satu tahun. Kang Jun Hoo juga berujar, resort dan tempat wisata tersebut direncanakan dibangun setelah semua proses perijinan rampung yang diperkirakan dua bulan kedepan. Dirut PT Kokoria itu menyampaikan rasa terima kasihnya  kepada semua pihak antara lain warga Serang, Kepala Desa Serang dan Bupati Purbalingga yan g telah  membuka pintu lebar untuk pihaknya berinvestasi di Purbalingga.

“Ternyata masyarakat Purbalingga khususnya Serang sangat welcome. Saya juga bereterima kasih kepada Kepala Desa Serang, Bupati Purbalingga serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purbalingga yang telah melancarkan rencana kami berinvestasi di Serang,” imbuh pria asal Korea Selatan tersebut.

Bupati Tasdi yang menyaksikan penandatanganan perjanjian itu menuturkan, Purbalingga akan selalu terbuka dengan para investor. Menurut Tasdi, kemajuan suatu daerah bisa diukur dari banyaknya investor yang masuk. Dia berharap kepada kedua belah pihak yaitu 87 warga Serang yang memiliki 89 bidang tanah dan PT Kokoria bersama menjalin komitmen yang baik sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan.

“Masyarakat Serang harus memenuhi 7 sapta pesona wisata yang di antaranya kenangan. Jangan ada premanisme disana yang membuat wisatawan en ggan kembali ke Serang. Mindset warga harus berubah dengan lebih jeli menangkap peluang yang ada,” pungkasnya. (PI-8)

Ket foto: Penandatanganan perjanjian sewa tanah antara warga Serang dan PT Kokoria.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *