Mantan Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto patut berbangga karena di akhir masa jabatan sebagai Bupati periode 2010-2015, dirinya masih menorehkan tambahan prestasi untuk kabupaten yang dipimpinnya. Tambahan prestasi itu berupa pemberian lencana perak dan penghargaan dari gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sebagai bupati yang peduli dengan UMKM dan Koperasi.

“Meski hanya 23 bulan menjadi kepala daerah, namun prestasi yang diraih cukup banyak yakni mencapai 104 prestasi. Ditambah satu prestasi lagi sebagai bupati yang pro UMKM. Baru diterima tadi siang (Kamis-red) oleh Kepala Dinperindagkop,” ujar Plt Bupati Purbalingga Budi Wibowo usai menyerahkan penghargaan itu pada acara pelepasan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda di Pendapa Dipokusumo, Kamis malam (30/7).

Dikatakan Budi Wibowo, penghargaan keberpihakan Bupati/Walikota terhadap pemberdayaan koperasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) tahun 2015 diberikan kepada 15 bupati dan walikota se Jawa Tengah. Bupati Sukento menjadi salah satu bupati penerima penghargaan untuk kategori madya.

“Seluruhnya ada 15 penghargaan, untuk kategori utama tiga kepala daerah, kategori madya empat kepala daerah dan kategori pratama sebanyak delapan kepala daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Budi Wibowo menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepemimpinan Bupati Sukento dalam periode 2010-2015. Dan berharap para penerusnya, yakni jajaran staf ahli, para asisten, pimpinan SKPD termasuk seluruh ASN mampu mempertahankan prestasi yang sudah diraih, bahkan dapat meningkat lebih baik lagi.

“Saya hadir disini untuk njuguli. Untuk memenej kekosongan kepala daerah sebelum diselenggarakan pemilihan bupati dan wakil bupati serentak Desember mendatang,” katanya.

Meski sudah purna tugas sejak 27 Juli, mantan bupati Sukento mengaku akan terus membantu meneruskan pembangunan di kabupaten Purbalingga. Menurutnya, masih banyak infrastruktur jalan yang belum dapat ditangani dengan baik, meski sebagaian besar sudah mulus.

“Ini semua berkat kerja keras seluruh jajaran pemkab dan masyarakat. Saya menyampaikan terimakasih atas kerja bersamanya. Mudah-mudahan silaturahmi kita masih terus terjalin,” katanya.

Acara pelepasan yang diselenggarakan di Pendapa Dipokusumo berlangsung penuh keakraban. Acara itu sengaja diadakan untuk memberikan penghormatan kepada tiga pejabat pilar pemkab Purbalingga yang memasuki purna tugas. Bupati Sukento Rido Marhaendrianto dan Wabup Tasdi mengakhiri jabatan bupati dan wakil bupati pada 27 Juli 2015. Sedangkan Sekda Imam Subijakto akan memasuki purna tugas pada 1 Agustus 2015. Sayangnya mantan Wabup Tasdi tak terlihat hadir dalam acara itu karena sedang ada kegiatan di Jakarta. (Hardiyanto)