PURBALINGGA – Banjir Sungai Wotan Kertanegara Kecamatan Kertanegara yang terjadi paska hujan 1 jam menyebabkan pondasi tiang penyangga bagian tengah jembatan itu roboh. Akibatnya jembatan di ruas jalan Karanganyar – Karangmoncol itu tak bisa dilalui kendaraan.

Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM yang melakukan peninjauan di lokasi jembatan langsung memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera melakukan langkah perbaikan. “Jembatan ini harus segera ditangani. Saya minta Kepala Dinas PUPR (Priyo Satmoko-red) segera melakukan perbaikan. Saya berharap dapat selesai sebelum puasa sehingga dapat dilalui untuk mudik saat lebaran tiba,” ujar Bupati Tasdi didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Agus Winarno, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Widiyono, Kepala DPUPR Priyo Satmoko, Kepala Pelaksana BPBD Rusmo Purnomo, Kepala Bapelitbangda Yani Sutrisno, Senin (23/4).

Selain itu, Bupati juga menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan agar segera membuat papan peringatan dan melakukan rekayasa lalu lintas.

Bupati Tasdi juga melakukan pemantauan terhadap kondisi jembatan Kali Karang di Desa Makam Kecamatan Rembang yang kondisinya sudah dimakan usia dan rapuh. Mengantisipasi terjadinya musibah, rencananya jembatan itu akan dibuat dua jalur. “Ini menjadi prioritas untuk segera ditangani,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan R. Imam Wahyudi menuturkan karena kondisi jembatan membahayakan akibat tiang penyangga bagian tengah roboh, maka untuk sementara jalur jembatan itu ditutup. Kepada masyarakat diminta untuk menggunakan jalur alternatif melalui Krangean. “Ada jalan alternatif dari arah Barat bisa melewati jalan Desa Kasih menuju Krangean dan Langkap. Demikian juga sebaliknya,” jelasnya.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan jalur alternatif lainnya melalui Desa Condong. Meski demikian masyarakat diminta lebih berhati-hati karena jalur jalan tersebut licin. (Hr/t/Humas)