UMKMSejumlah barang dagangan produk Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) yang digelar pada acara Road Show Kewirausahaan diborong Bupati Purbalingga. Acara tersebut bertujuan untuk mengenalkan berbagai produk UMKM yang ada di Purbalingga kepada masyarakat. Acara Road Show berlangsung di Halaman Kecamatan Padamara yang diikuti oleh para pengusaha UMKM di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Purbalingga, Kecamatan Kalimanah dan Kecamatan Padamara, Kamis (9/10)

Menurut Bupati Purbalingga, Sukento Ridho Marhaendrianto perekonomian Purbalingga lebih banyak ditopang dari para UMKM. Perekonomian bergerak dikarenakan adanya kemampuan daya daya beli dari masyarakat.  Jumlah penduduk Purbalingga kurang lebih sabanyak 940 ribu, dengan warga miskin sebanyak 220 ribu dan yang tidak miskin sebanyak 720 ribu.

Dari 720 ribu masyarakat inilah menurut Bupati yang perlu disosialisasikan agar membeli barang produk UMKM, karena sebagian masyarakat masih membeli produk pabrikan. “Masyarakat khususnya Ibu-ibu rumah tangga harus mengubah pola pandang dari bisanya membeli produk pabrikan menjadi barang rumahan,”ujar Sukento

Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015, para pengusaha UMKM harus mempunyai strategi untuk bias bersaing dengan produk-produk Negara Asean. Produk UMKM diharapkan mempunyai nilai kualitas yang lebih baik, murah, cepat dan mendekat kepada pembeli.

“Saya berharap para pengusaha kaki lima menjadi pengusaha bintang lima,”ujar Sukento lagi

Sedangkan kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Agus Winarno mengatakan sebuah produk bisa laku di pasaran harus mempunyai 3 kriteria, yang pertama disenangi generasi muda, disenangi kaum wanita dan disenangi pengguna internet.

“Ini saya baru mendapatkan BBM dari teman dari Irian Jaya perihal UMKM yang ada di Purbalingga,”ujar Agus

Road show ini juga sebagai ajang penyerapan aspirasi para UMKM terhadap masukan kepada pemerintah. Selain itu juga mensosialisasikan berbagai program dan informasi terkait kebijakan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.