Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga ngeman bocah

PURBALINGGA, INFO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menganggarkan dana 2,5 milyar untuk membangun Puskesmas Bojong Purbalingga dan direncanakan akan dibangun bersebelahan dengan kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purbalingga. Hal itu disampaikan Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH. MM. saat memberikan sambutan pada  acara Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga ngeman bocah yang diselenggarakan Puskesmas Bojong, Senin (30/10).

Menurut Bupati, pembangunan tersebut dinilai sangat penting, mengingat puskesmas Bojong saat ini kurang representatif dan terkesan sempit, serta membahayakan warga yang membutuhkan layanan kesehatan di puskesmas Bojong karena lokasinya berada di pinggir jalan raya dan merupakan jalur ramai padat kendaraan.

“Saya merasa malu, karena puskesmas Bojong ini puskesmas kota Purbalingga, maka tahun 2018 harus segera dibangun, sehingga nanti pelayanan kesehatan lebih optimal, nyaman dan lebih aman ditempat baru yang lebih luas dan tentunya lebih bagus,” kata Bupati Tasdi.

Bupati juga sampaikan komitmennya membangun seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Purbalingga, dan di tiap tahunnya ditargetkan membangun 2 puskesmas. Pembangunan puskesmas sudah dimulai pada 2016 dengan merampungkan puskesmas Karangmoncol dan Puskesmas Mrebet, sedangkan pada tahun 2017 ini, akan diselesaikan pembangunan Puskesmas Karangreja dan puskesmas Karangjambu. Selain 2 puskesmas, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Panti Nugroho juga akan diselesaikan dan segera dapat dipergunakan untuk layanan kesehatan pada tahun ini.

“Panti Nugroho selesai tahun ini, dilengkapi sarana bermain anak juga di lantai atasnya, kemudian 60 milyar dianggarkan untuk bangun RS. Goeteng Tarunadibrata, dibuat 3 lantai dan dilengkapi lift,” kata Bupati Tasdi.

Sebelumnya, dalam sambutannya pada acara Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga ngeman bocah yang diselenggarakan Puskesmas Bojong, Bupati Tasdi mengingatkan pentingnya anak mendapatkan kasih sayang orangtuanya terutama ibu dengan mendapatkan ASI dan gizi yang cukup. Menurutnya,  ditengah dinamika perkembngan jaman saat ini, orangtua jangan terpaku hanya mengejar karir sampai melupakan kewajibannya terhadap anak.

“Sesibuk apapun kita bekerja, jangan sampai lupa memberikan kasih sayang kita, terutama ASI ibu, karena dari pemberian ASI, akan ada transformasi psikologis kasih sayang ibu kepada anaknya, sehingga anak akan patuh  pada orang tuanya,” kata Bupati Tasdi.

Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis Bupati menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 100 balita dan 38 posyandu, serta penyerahan 1500 bibit tanaman obat keluarga (TOGA) kepada kader dan pengurus PKK Kelurahan Bojong. Bupati berpesan agar warga melakukan pemanfaatan lahan di sekitar rumah untuk ditanami kembali apotik hidup dan warung hidup  (PI-5)/(PI-4).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *