Bupati : Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab

Bupati Purbalingga memberikan penjelasan kepada para camat, kades beserta istri pada acara sosialisasi program pembangunan tahun 2014 Kabupaten Purbalingga di Karangmoncol (2)

PURBALINGGA –  Kerusakan jalan di beberapa titik di Purbalingga membuat pemerintah daerah memprioritaskan serta menanganinya dengan serius, karena keruasakan bukan hanya jalan propinsi saja, tapi sebagian juga ada jalan kabupaten, hingga jalan-jalan dipedesaan.

Untuk itu para camat, kepala desa (Kades), diminta untuk memberikan masukan kepada bupati, apa serta bagaiamana yang tindakan harus dilakukan, dan jangan saling melempar tanggung jawab, sehingga tidak ada titik temu dalam menyelesaikan hal tersebut.

“Di satu sisi masyarakat menuntut jalan harus mulus, serta tidak mau tahu apabila ada jalan rusak, karena itu merupakan urusannya bupati. Setiap hari SMS keluhan masuk ke handphone saya terkait dengan kerusakan jalan yang terjadi di beberapa titik, tapi tidak semuanya mencela, ada juga yang berterimakasih, karena sebagian sudah mulus untuk dilalui kendaraan,”tutur Sukento Rido Marhanedrianto, Bupati Purbalingga, saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi dana ADD dihadapan kades Se-Kabupaten Purbalingga, Sabtu (10/5) di Pendopo Dipokusumo.

Bupati menegaskan, bahwa berkaitan dengan kerusakan infrastruktur, baik jalan maupun lainya, dirinya sudah terbuka kepada seluruh kades se-kabupaten, dengan mensosialisasikan berbagai program pembangunan tahun 2014 kepada seluruh kades dan perangkatnya, camat serta para stafnya.

“Seluruh anggaran untuk pembangunan kan sudah jelas alokasinya, tinggal pelaksanaanya saja, baik untuk membangun jalan, sarana prasarana kesehatan, serta pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sudah kami gelontorkan. Jadi bila ingin mengetahui seluruh proyek-proyek yang akan dilaksanakan tanya saja kepada kades,  semuanya sudah saya dijelaskan dan tahu prasarana apa yang akan dikerjakan,”kata Kento.

Bupati menambahkan masyarkat tidak perlu bertanya lagi kepada bupati terkait dengan proyek-proyek tersebut, karena kades dan para ketua TP PKK tingkat desa sudah mendapatkan sosialisasi terkait hal tersebut, baik jumlah anggaran, bangunan yang akan dibangun, mulai dari perbaikan jembatan, jalan, fasilitas umum berupa irigasi untuk pertanian dan lain sebagainya.

“Para pemimpin di wilayah juga jangan saling lempar tanggung jawab terkait dengan kerusakan infrastruktur, seperti kades melemparkan kesalahan kepada camat, camat kepada bupati, kalau seperti ini tidak akan menemukan titik temu. Untuk itu saya tidak mau dianggaplempar batu, sembunyi tangan oleh masyarakat. Saya dengan para pejabat sudah maksimal membuka kran komunikasi kepada para kades dengan mensosialisasikan berbagai kebijakan dibidang pembangunan serta menggelontorkan anggaran guna perbaikan ataupun membangun sarana prasarana untuk kepentingan masyarakat,”pungkasnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi kepada masyarakat, sosialisasi berbagai program pembangunan tahun 2014 Kabupaten Purbalingga, kegiatan tersebut juga untuk lebih mendekatkan antara pimpinan wilayah dengan masyarkat, sehingga terjalin komunikasi yang baik, sekaligus untuk menyerap aspirasi di tingkat bawah. (Humas – Kie_Man)

 

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Berita Teknologi berkata:

    betul pak harus di selesaikan secara terbuka..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *