foto sertijab bupatiUntuk meningkatkan pelayanan profesionalisme desa, Bupati Purbalingga, Tasdi menjanjikan peningkatan kesejahteraan kepala desa dan perangkat desa. Hal tersebut diungkapkan Bupati saat serah terima jabatan Pj. Bupati kepada Bupati-Wakil Bupati definitif periode 2016-2021.

Selain peningkatan kesejahteraan Tasdi juga bertekad untuk mengurangi jumlah kemiskinan di Purbalingga, dimana jumlah kemiskinan di Purbalingga telah mencapai 20,5 persen. Kemudian juga akan mengurangi jumlah pengangguran yang sampai saat ini mencapai 5,2 persen.
“Meningkatkan pendidikan juga menjadi prioritas utama yakni meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) sekolah,” kata Tasdi usai sertijab, Sabtu (20/2).
Tasdi menambahkan dalam kepemimpinan 5 tahun kedepan juga tidak akan merubah visi misi Pemkab Purbalingga yang telah ada. Kepemimpinannya akan melanjutkan kepemimpinan Bupati-bupati terdahulu, dari jamannya Triono Budi Sasongko sebagai bapak pemberdayaan, Heru Sudjatmoko sebagai bapak gotong-royong, dan terakir Sukento Marhaendrianto sebagai bapak UMKM.
“Visi Purbalingga yang mandiri, berdaya saing dan berahlaqul karimah bis bisa tercapai jika dilakukan dengan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ihklas,” kata Tasdi.
Untuk tercapainya visi, lanjut Tasdi akan dilakukan 7 misi yakni pertama dengan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan demokratis, kedua mendorong masyarakat yang religius dan berkebangsaan. Ketiga mengupayakan kecukupan kebutuhan pokok pangan dan papan.
Keempat meningkatkaan pertumbuhan perekonomian dengan potensi2 lokal dan penguatan UMKM.   Kelima, menyetarakan pembangunan kota dan desa,  dengan mengkawal dana desa. Keenam menjaga lingkungan dan membangun dengan orientasi lingkungan. Ketujuh adalah dengan pemberdayaan masyarakat miskin dengan mengeluarkan program Kartu Purbalingga Pintar, Kartu Purbalingga Sehat dan Kartu Tani.
“Untuk mencapainya, saya mohon dukungan dari seluruh pimpinan SKPD, parpol, tokoh masyarakat dan agama serta semua masyarakat Purbalingga,” tambah Tasdi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, mengatakan untuk melaksanakan visi misi maka seluruh jajaran birokrasi untuk nyengkuyung bupati dan wabup terpilih. Karena sejatinya hidup tidak bisa sendirian, saling membutuhkan satu sama lain dan saling bekerjasama.
” Ojo dumeh, ojo rumongso biso dewe,” kata Heru.
Wagub juga mengatakan kesuksesan dalam kepemerintahan bukan hanya bupati atau jajaran birokrasi tapi harus saling mengisi dan saling mendukung. Brayan sukses dan brayan slamet, sesuai dengan aturan yang berlaku, karena dalam menjalankan pemerintahan ada pengawasan KPK dan Kejaksaan.
“Karena kerja itu ada alurnya, ibarat kereta api ada relnya, sehingga jika relnya tidak baik maka bisa terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” pungkas Heru.
Seperti pemberitaan terdahulu sertijab ini dihadiri kurang lebih 5000 orang. Yang dihadiri oleh Forkompimda, parpol, ormas, tokoh masyarakat, kepala SKPD, kepala desa dan perangkatnya. Ikut hadir pula keluarga besar dari Bupati Purbalingga dan Wakil Bupati Purbalingga. (Sapto Suhardiyo)