Road show Kewirausahaan1Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengkritik masih rendahnya kesadaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menggunakan produk lokal. Padahal kesadaran menggunakan produk sendiri merupakan salah satu kunci dalam mengangkat berkembangnya produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Purbalingga.

Kritik itu dilontarkan Bupati saat acara Road show Kewirausahaan di Aula Kecamatan Karangreja, Kamis (2/10). Saat itu, Bupati menjumpai air minum dalam kemasan yang disuguhkan bukan dari produk air minum Braling yang diproduksi PDAM Purbalingga. Padahal, Bupati sudah berulangkali mengajak seluruh jajaran SKPD agar hidangan pada setiap kegiatan yang diselenggarakan menggunakan produk lokal buatan UMKM.

“Ini terjadi di sini. Kesadaran penjual dan kesadaran pembeli masih kurang. PDAM nggak sadar, Pak Camat juga nggak sadar. Ngasih minuman produk luar. Padahal saya sudah teriak-teriak sampai tenggorokan saya kering. Pemda, BUMD, SKPD harus menggunakan air mineral merk Braling. Ini masih merek lain,” ujar Bupati Sukento yang selama ini getol mempromosikan penggunaan produk asli Purbalingga, guna mensukseskan tagline Purbalingga Emas yang digulirkannya semenjak dirinya menjadi Bupati.

Menurut Bupati, kesadaran menggunakan produk sendiri perlu terus dikampanyekan. Apalagi menjelang diberlakukanya pasar bebas Asean (MEA) pada 2015. Dimana produk-produk negara Asean akan membanjiri Purbalingga. Apabila kesadaran membeli dan menggunakan produk lokal tidak ada, maka perekonomian Purbalingga akan mati.

“Kesadaran menggunakan produk lokal juga harus dibarengi dengan kesadaran dan kejelian para produsen dalam memasarkan. Harus kreatif dan bisa menciptakan peluang pemasaran menggunakan media social dan teknologi informasi,” katanya.

Di bagian lain Bupati mengajak para pelaku UMKM untuk bersama-sama meningkatkan hasil produksinya menjadi lebih baik. Kelemahan yang masih dimiliki produk UMKM seperti distribusi, kemasan, dan promosi harus terus didorong untuk diperbaiki.

“Promosikan produk kita di baliho-baliho dimanapun. Branding tanpa Bupati juga nggak apa-apa. Termasuk nanti saya minta kepada Sekda supaya pemda berusaha sekuat tenaga  agar dalam acara apapun menggunakan produk lokal. Termasuk seluruh SKPD dan kantin-kantin sekolah,” tandasnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop), Agus Winarno menuturkan, kegiatan road show kewirausahaan dilakukan guna memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM di Purbalingga. Rencananya road show akan diadakan 6 kali dimana tiap kegiatan diikuti pelaku UMKM di 3 wilayah kecamatan.

“Hari ini kita hadirkan pelaku usaha di tiga kecamatan yakni Karangreja, Bobotsari dan Karangjambu,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga melakukan dialog dengan pelaku usaha untuk menyerap aspirasi dan permasalahan yang dialami.

Selain menyertakan SKPD rumpun perekonomian, kegiatan itu juga mempertemukan pelaku UMKM dengan dunia perbankan untuk dapat berperan dalam mengatasi permasalahan permodalan yang sering dialami UMKM.