pengukuhan DMI purbalingga
Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto selaku Pembina Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Purbalingga, mengukuhkan kepengurusan DMI masa bhakti 2014 – 2019. Pengukuhan dilaksanakan di Pendapa Dipokusumo, bersamaan dengan acara Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kabupaten, Selasa (15/7).

“Saya berharap kepengurusan yang baru makin mampu mengembangan dan memakmurkan masjid yang ada di Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati Sukento saat mengukuhkan kepengurusan yang diketuai oleh Imam Masjid Agung Daarussalaam, KH M Noor Issja.

Hadir dan memberikan pengarahan, Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jawa Tengah, H Achmad. Sedangkan tausiah Nuzulul Qur’an disampaikan oleh Kepala Wilayah Kementerian Agama Jateng, H Khoerudin.

Pada kesempatan itu, Ketua Harian DMI Purbalingga Noor Issja, bertekad terus membudayakan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, ukuwah islamiah dan persatuan umat yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat lahir dan batin.

“Seluruh pengurus yang dikukuhkan telah berjanji untuk melaksanakan amanat Pengurus Daerah DMI Purbalingga. Utamanya dalam usaha membina umat yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia dan melaksanakan amar makruf nahi mungkar,” ujar Noor Issja.

Sementara, Pengurus Wilayah DMI Jateng H Achmad menuturkan, keberadaan dewan masjid berfungsi untuk mengurus masjid yang sudah ada supaya berfungsi dengan baik dalam mensejahterakan umatnya. Langkah yang ditempuh diantaranya dengan meningkatkan manajemen masjid, baik dalam melayani umat maupun dalam mengelola asset masjid seperti kepemilikan tanah yang dipergunakan untum membangun masjid. Menurut Achmad, hingga kini masih banyak masjid yang status tanahnya belum jelas.

“DMI tidak ada kaitanya dengan pembangunan masjid. Jadi kalau ada edaran atau proposal membangun masjid itu bukan usaha dari DMI,” jelasnya.

Achmad berharap, DMI Purbalingga mampu meningkatkan funsi masjid menjadi multi fungsi tidak hanya untuk sholat dan pengajian saja. Namun juga berfungsi ekonomi dan social sehingga dapat dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan umat.

Kepengurusan yang dikukuhkan terdiri dari Dewan Pembina yakni Bupati Purbalingga, Ketua DPRD dan Kepala Kantor Kemenag Purbalingga.

Majelis atau Musytasyar diketuai oleh KH Nurcholis Achmadi, Wakil Ketua KH Ahmad Kamal Isma’il dan dilengkapi 5 orang anggota.

Sedangkan pengurus harian terdiri dari Ketua KH M Noor Issja, Wakil Ketua Muh Nurhadi dan KH Muzni Tanwir, Sekretaris H Nafang Suharto, Wakil Sekretaris Farchan Mahmudin dan Mahbud Muawwan, Bendahara M Arif Budi Santoso dan 2 orang Wakil Bendahara yakni Mujiroh dan H Sarimun. Kepengurusan juga dilengkapi bidang-bidang usaha DMI.

Pada kesempatan itu, DMI Jateng menyerahkan bingkisan dari DMI Pusat berupa 50 paket berisi 2 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak goring dan 1 lembar kain sarung. Rencananya bingkisan tersebut akan disalurkan untuk imam Masjid Agung Daarussalam, para imam masjid besar kecamatan se kabupaten Purbalingga dan sejumlah penerima lainnya.

“Nanti kita kordinasikan dulu kepada pengurus DMI,” ujar Kakan Kemenag Purbalingga, Rochiman. (Hardiyanto)