Diawali pelepasan balon, oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto,  selaku pembina upacara, dan pengibaran bendera jambore oleh peserta Pramuka Penggalang di Bumi Perkemahan Munjuluhur, Desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari Purbalingga. Pembukaan Jambore Cabang Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI) ke III Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, Kabupaten Purbalingga Tahun 2014 secara resmi dibuka.

Jambore bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, ketrampilan, persatuan juga kesatuan Pramuka Penggalang. Selain itu, kegiatan tersebut, juga bertujuan agar peserta jambore memiliki komitmen terhadap penghayatan serta pengamalan kode kehormatan Pramuka, yaitu Satya Pramuka dan Darma Pramuka.

Dalam sambutannya, ketua mabicab, yang juga merupakan Bupati Purbalingga, mengharapkan, agar para Pramuka jangan menjadi generasi yang mudah cepat putus asa, berwatak cengeng serta bermental tempe.

“Kaka berharap, dengan adanya kegiatan jambore ini, dapat membentuk Pramuka sesuai nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya, serta Dasa Darma Pramuka. Kaka juga berharap, jangan sampai adik-adik, menjadi generasi yang mudah putus asa, berwatak cengeng lagi bermental tempe,”harapnya.

Sukento menambahkan, bahwa jambore penggalang tersebut, merupakan kegiatan edukatif yang bersifat rekreatif di alam terbuka, dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang. Kegiatan tersebut menitik beratkan pada pengembangan diri peserta.

“Pengembangan diri pada peserta meliputi bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial, baik sebagai individu, maupun anggota masyarakat,”jelasnya.

 

Bumbung Bhakti,  Aplikasi Wujud Nyata Pendidikan Karakter

 

Dalam kegiatan jambore tersebut, dilaksanakan Bumbung Bhakti/Bumbung Amal. Bumbung Bhakti yang berbentuk kotak amal disodorkan kepada seluruh tamu undangan dan peserta jambore. Hasil dari kegiatan tersebut, rencanannya akan disumbangkan kepada anak yatim piatu atau keluarga tidak mampu, dan tempat ibadah.

“Kegiatan Bumbung Bhakti merupakan kegiatan yang bertujuan  sebagai aplikasi wujud nyata pendidikan karakter tentang bhakti kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan itu, akan disumbangkan kepada anak yatim dan masyarakat/keluarga tidak mampu,”jelas Ketua Panitia Jambore Cabang SD/MI ke III Kwarcab Kabupaten Purbalingga Sutarko.

Sutarko mengatakan, bahwa jambore  diikuti Pramuka Penggalang sebanyak 544 orang yang berpangkalan di SD/MI, melalui utusan Kwartir Ranting (Kwaran), dengan jumlah kontingen 40 orang. Setiap kwaran dibagi menjadi dua regu putra putri, dan setiap regu terdiri delapan orang anggota.

“Sehingga jumlah total pimpinan kontingen (pinkon) sebanyak 17 orang, binadamping putra 34 orang, binadamping putri 34 orang dan peserta diikuti 17 kwaran. Sedangkan sasaran dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terbinanya tali perasudaraaan dan ikut membangun jati diri bangsa,”jelasnya.

Selain itu, sambung Sutarko, kegiatan juga mempunyai sasaran untuk pengembangan mental, fisik, pengetahuan, jiwa kepimpinan, serta kepecayaan diri, dan menambah pengalaman, serta ketrampilan. Sedangkan waktu pelaksanaan jambore dimulai hari Selasa, sampai Sabtu tanggal 11-15 Nopember 2014. Kegiatan dalam jambore dilaksanakan melalui pendekatan yang bersifat edikatif, rekreatif, kreatif, serta produktif, inovatif dan menantang.