Bupati Purbalingga Komitmen 1 Januari 2015 Pemda Sudah Terapkan E-Office

Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto berkomitmen pada tanggal  1 Januari 2015 Pemerintah Daerah (Pemda) Purbalingga sudah menerapkan surat menyurat menggunakan aplikasi e-office.  Penerapan e-office ini diharapkan Sukento dapat menghemat anggaran terutama dana Alat Tulis kantor (ATK) dan dana SPPD khususnya untuk kurir surat.

“Kecepatan, keakuratan dan kemudahan penggunaan e-office dapat meningkatkan kinerja Pemda dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. Penggunan e-office bukan untuk gagah-gagahan namun sudah waktunya, pemda membuat program yang berbasis kinerja, ”ujar Sukento pada saat membuka sosialisasi e-office, e-PTSP dan e-kelurahan.

Sukento mengatakan dengan penerapan e-office menghemat pemakaian kertas, sehingga mengurangi penyimpanan arsip kertas yang membutuhkan gedung yang besar. Untuk mensukseskan program tersebut menurut Sukento harus didukung komitmen oleh masing-masing kepala SKPD. Kepala SKPD dituntut mengerti, mengetahui dan menjadi leader bagi bawahannya.

“Saya tidak muluk-muluk pada 1 Januari 2015, program harus sudah jalan, kalo tidak maka kita akan ketinggalan dan dampaknya akan terasa pada kita semua,” tegas Sukento kepada semua Kepala SKPD se Kabupaten Purbalingga

Account Manager Bisnis PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Wilayah Jateng Selatan, Subiarto mengatakan pemakaian e-office sangat mudah karena bisa diakses lewat perangkat android dan Ipad. Aplikasi surat keluar dan surat masuk   bisa langsung dilihat oleh masing-masing user.

“User tinggal buka portal di www.purbalingga.eoffice.id  ketik nama pengguna dan passwordnya bisa langsung bisa diakses dimanapun,”ujar Subiarto.

Untuk memudahkan pengguna menggunakan layanan e-office, PT Telkom memberikan layanan sampai dengan tanggal 31 Desember 2014. Disamping itu juga PT Telkom siap membantu tenaga pelatih kepada Pemda secara gratis.

“Masalah harga masih bisa kita nego, karena niat kita adalah membantu pemda, karena dengan harga yang ditawarkan, pemda sudah tidak usah memikirkan biaya perawatan dan biaya server serta pembuatan aplikasinya,” ujar Subiarto

Pada kesempatan itu pula dijelaskan oleh PT Telkom tentang aplikasi pelayanan terpadu satu pintu (e-PTSP) yang digunakan oleh instansi perijinan dan penerapan e-kelurahan yang digunakan untuk membantu proses pembuatan surat pelayanan di desa. Seperti surat pengantar, surat rujukan dan pelaporan kegiatan desa dan kelurahan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *