Bupati Purbalingga Lepas Pejabat Purna Tugas

PurnaSebagai wujud penghormatan dan penghargaan kepala daerah terhadap tugas-tugas yang sudah dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS), Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto secara resmi melepas Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Dinbudparpora) Kabupaten Purbalingga Akhmad Khotib yang sudah memasuki purna tugas (pensiun).Pelepasan Kepala Dinbudparpora Kabupaten Purbalingga, bertempat di Pendapa Dipokusumo, Sabtu malam (11/10) dihadiri para pejabat Pemkab yang masih aktif berlangsung santai , dan hangat penuh kekeluargaan, diringi hiburan musik.

Dalam sambutannya, Bupati Purbalingga meminta kepada Khotib, agar tetap memperjuangkan, apa yang menjadi visi misi Pemkab Purbalingga, karena  perjuangan seorang tidak saat dirinya masih aktif bekerja dilingkungan kerjanya. Tetapi di saat sudah purna tugas, juga diminta untuk tetap eksis berjuang diluar untuk kemajuan Purbalingga.

“Untuk sahabat, yang sudah banyak mewarnai perjuangan di Purbalingga, walaupun nantinya sudah tidak berada di pemerintahan, saya minta untuk tetap berkarya, demi kemajuan bersama dan masyarakat Purbalingga. Saya berharap, ketika bapak berada diluar pemerintahan nanti, untuk tetap mengemban tugas dengan tetap memperhatikan Purbalingga,”pintanya.

Bupati Kento juga meminta agar dirinya tidak segan-segan mengingatkan, serta meluruskan pemkab, apabila kebijakan-kebijakan yang dilaksankan sudah melenceng dari yang seharusnya.

“Yang saya harapkan bapak tetap mengemban tugas yang diemban, walaupun sudah purnatugas, dan berada diluar pemerintahan, nasihat, kritik serta sumbangsih kami nantikan. Sehingga disaat pemkab terlena, saya minta bapak untuk tidak segan-segan mengingatkan pemkab untuk meluruskannya,”harapnya.

Atas nama  Pemkab Purbalingga, tambah Sukento pihaknya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang luar biasa atas pengabdiannya kepada Pemkab yang dinilainya telah dilaksnakan dengan baik, dan mudah-mudahan apa yang sudah dibaktikan, dikaryakan  merupakan suatu amal ibadah yang akan dibalas oleh Alloh SWT. Pemkab juga meminta maaaf atas perlakuan yang kurang berkenan terhadanya selama berdinas.

Pada saat yang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga, Imam Subijakto, yang mewakili Paguyuban Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan, atas nama rekan-rekan PNS, selama bertugas mengucapkan terimaksih, atas kerjasamamnya, selama mengabdikan diri di Kabupaten Purbalingga.

“Tentunya sudah banyak yang diperbuat oleh Pak Khotib, untuk kemajuan Kabupaten Purbalingga. Oleh karena itu, kami ucapkan terimakasih, sekaligus mendoakan, mudah-mudahan, pengabdian kepada Purbalingga, mendapatkana pahala dari Allah SWT. Selain itu, ketika saat bergaul selama berdinas, baik teman-teman pejabat maupun para staf, saya selaku sekda juga meminta maaf,”katanya.

Imam diminta kepada Khotib agar untuk mengenang rekan-rekan saat bekerja yang indah-indah, serta kenangan jelek agar dibuang ke tempat sampah saja. Selain itu,karena sudah menjadi keluarga, diharapkan agar tali silaturahmi untuk dieratkan, eratkan saja silaturahmi karena kita hanya berpisah dengan pekerjaan saja.

“Purbalingga dapat maju, dapat sukses serta mendapat segalanya karena kebersamaan dan silaturahmi kita semua, untuk itu mari kita terus bersilaturahmi. Karena kita hanya berpisah dengan pekerjaan saja, tetapi tidak dengan silaturahmi,”tuturnya.

Menurut Imam tempat/lahan untuk mengabdi kepada Purbalingga banyak sekali, untuk itu teman-teman dilingkungan Pemkab butuh doa restu, serta masukan-masukan bimbingan doa dari PNS yang sudah purnaSelamat anda dapat melakasnakan tugas dengan Khusnul Khotimah (akhir yang baik), sudah memberikan darma bhaktinya kepada Purbalingga.

Akhmad Khotib dalam sambutannya mengatakan, meminta maaf atas kekurangannya selama menjabat sebagai kepala dinas, baik yang dilakukan dengan sengaja, maupun tidak sengaja. Karena tidak mungkin seseorang dapat melangkah sendirian saat bekerja.

“Kita semua butuh orang lain untuk bekerjasama, semua kejelekan dan kekurangan merupakan sifat manusia. Jadi kalau masih ada kekurangan saat saya mengabdikan diri, mohon maaf yang se tulus-tulusnya. Berkaitan dengan tanggung jawab, sebagai seorang abdi Negara, pastilah punya tanggung jawab, setiap pribadi mempunyai tanggung jawab masing-masing. Pembangunan pada intinya untuk mensejahterkan masyarakat, dan apabila semua itu masih banyak yang belum terwujud, saya meminta maaf yang setulus-tulusnya, baik selaku pribadi, maupun selaku PNS, saya ngemis (mohon) maaf kepada bapak ibu sekalian, karena itu dapat mengurangi beban saya,”pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *