Bupati Purbalingga, Melepas Jalan Sehat HKN

JJS HKNBupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto  melepas jalan sehat yang diikuti masyarakat, serta jajaran Dinas Kesehatan di lapangan sepak bola Pagedangan Kelurahan Purbalingga Kidul, Komplek Stadion Goetoer Darjono, Minggu (9/11). Kegiatan jalan sehat tersebut, merupakan rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 50  Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2014.

Bupati Purbalingga dalam sambutannya mengaharapkan, dengan tema sehat bangsaku, sehat negeriku,dan juga sehat Purbalinggaku, masyarkat Purbalingga diharapkan akan semakin sehat. Selain itu, tema HKN tingkat Purbalingga, dengan tema gerakan satu jam setiap minggu, untuk memberantas sarang nyamuk (PSN), sehingga Purbalingga bebas demam berdarah dengue (DBD).

“Terimakasih kepada Dinkes, yang sudah menyelenggarakan kegiatan jalan sehat yang, sekaligus yang dirangkai denga himbauan gerakan satu jam saja PSN setiap minggu.  Dengan PSN, selain untuk ketertiban, serta kebersihan lingkungan,  tujuannya agar Purbalingga bebas DBD,”tuturnya.

Bupati Kento juga meminta kepada peserta jalan sehat, agar tetap menjaga kebersihan dan ketertiban di jalan. Peserta jalan sehat juga diminta untuk dengan ikhlas, memungut sampah di sepanjang rute jalan sehat yang dilaluinya.

“Selain untuk menciptakan Purbalingga  yang lebih bersih dan sehat, dengan memungut sampah di sekitar lingkungannya, masyarkat juga sudah ikut berperan  kepada Purbalingga agar meraih penghargaan kota Adipura,”ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga Nonot Mulyono, mengatakan, bahwa tujuan dari kegiatan jalan sehat adalah, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 50. Dengan tema Sehat Bangsaku, sehat Negeriku, serta tema 1 jam PSN saja setiap minggu, Purbalingga bebas demam berdarah.

“Kegiatan peringatan HKN di Purbalingga, dirangkai dengan kegiatan sederhana, tapi tujuannya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memelihara derajat kesehatan.Jadi tidak ada gunanya, kalau instansi pemerintah bergerak tanpa diikuti partisipasi serta sinergi dari seluruh lapisan masyarakt,”katanya.

Menurutnya, derajat kesehatan manusia/masyarkat bisa dipelihara, manakala ada sinergi antara masyarakat dan pemerintah. Dengan adanya sinergi antara masyarakat bersama pemerintah, maka untuk  mewujudkan Purbalingga yang sehat akan tercapai seperti yang di cita-citakan bersama.

“Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk berpartisipasi   memberantas sarang nyamuk, atau gerakan PSN, setiap minggu cukup satu jam saja. Dengan gerakan PSN dari semua elemen masyarakat, diharapkan Purbalingga, bebas dari demam berdarah,”jelasnya.

Selain  jalan sehat  dalam rangka HKN ke 50 Tingkat Kabupaten Purbalingga, diselenggarkan  berbagai kegiatan, mulai dari pertandingan olah raga dan bakti social kepada masyarakat.

Pertandingan olah raga dalam rangka HKN dikuti peserta dari jajaran UPTD kesehatan, dan seluruh staf Dinkes Kabupaten Purbalingga, sedangkan kegiatan baksos  berupa pengumpulan beras satu kilogram untuk setiap karyawan di seluruh karyawan jajaran Dinkes, dan hasilnya  dibagikan kepada fakir miskin.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *