Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, menjadi inspektur upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-86, Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2014, di halaman Pendapa Dipokusumo, Selasa (28/10). Upacara diikuti Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Tongat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purbalingga Imam Subijakto, unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Purbalingga, jajaran pejabat Pemkab, satuan pasukan dari Yonif 406 Candrakusuma Purbalingga, Kodim 0702 Purbalingga, Pangkalan Udara (Lanud) Wirasaba Kepolisian Resort (Polres) Purbalingga, serta unsure pelajar tingkat SLTA di Purbalingga.

Usai pelaksanaan upacara bupati menyerahkan  piagam, serta piala Kejuaraan Lomba Petualang Pemuda, dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-86 Kabupaten Purbalingga, kepada juara I Garuda Muda, dari SMAN 1 Bobotsari, juara II Gejos, dari Saka Pariwisata Kabupaten Purbalingga, dan juara III, AD Penerbangan dari SMK Penerbangan Perwiratama Purbalingga.

Bupati Purbalingga, saat membacakan sambutan Menteri Pemuda Dan Olahraga RI Imam Nacrowi, mengatakan, dengan segala kemajukan bangsa Indonesia, sumpah pemuda merupakan momentum sejarah yang berhasil menyatukan tekad, serta semangat seluruh komponen bangsa, untuk melakukan perlawanan terhadap kolonialisme, dan imperialisme, hingga pada akhirnya berhasil mewujudkan, suatu Negara Indonesia berdaulat adil dan makmur.

“Sumpah pemuda telah membulatkan tekad, serta semangat seluruh anak bangsa untuk berjuang dan tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai rongrongan terhadap disintegrasi bangsa, dengan tekad NKRI adalah harga mati,”tuturnya.

Dengan tema “Bangun Soliditas Pemuda Dan Maju Berkelanjutan” sambung Kento, para pemuda diminta dapat memainkan perannya secara optimal, sebagai perekat persatuan bangsa dalam pembangunan nasional.

“Soliditas pemuda sangat penting artinya untuk mencapai kemajuan pemuda, sebagai syarat utama, kemajuan bangsa. Jika pemuda solid, maka bangsa kita akan semakin maju, kuat, dan bersatu, sehingga pembangunan dapat kita laksanakan secara lancar, dan berkelanjutan,”katanya.

Seiring dengan hal tersebut, tambah Sukento, pada tahun 2015 bangsa Indonesia akan memasuki era komunitas Asean (MEA). Pemuda diminta untuk  mempersiapkan diri, agar  mampu bersaing dengan bangsa lain.

“Kita adalah bangsa besar yang memiliki sumber daya alam (SDA) berlimpah, memilki sejarah leluhur bangsa bangsa hebat, kebudayaan unggul, serta masyarakat toleran, juga sumber daya manusia (SDM) semakin baik. Untuk itu, mentalitas bangsa, khusunya para pemuda, harus terus dibangun, agar menjadi pemuda unggul, berkarakter, berkapasitas, serta berdaya saing, sehingga dapat berkompetensi dalam persaingan yang semakin hari, semakin kompetitif,”katanya.

Diakhir sambutan Menpora , bupati meminta agar semangat para pemuda 86 tahun lalu, supaya  terus dijadikan obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia, untuk bangsa dan tanah air tecinta.

“Keberhasilan generasi terdahulu menyatukan hati dan pikiran bangsa Indonesia harus diteruskan oleh para pemuda, dengan meyakinkan harapan, akan masa depan bangsa yang cemerlang. Saya yakin, pemuda Indonesia, akan terus memegang teguh komitmen, untuk selalu menjaga keutuhan bangsa dan Negara, yang dalam dirinya, terpatri jiwa dan semangat nilai-nilai Pancasila. Pemuda yang akan selalu memepertahankan tanah air, bangsa serta negaranya, akan menjunjung tinggi bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia,”tandasnya.