Bupati : Rekanan Untuk Self Instropection

Para pengusaha jasa konstruksi Purbalingga menyampaikan aspirasi saat bersilaturahmi dengan Bupati Purbalingga (1)

Berkaca dari kegagalan beberapa proyek yang terkena putus kontrak pada tahun anggaran 2013 Bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto meminta kepada rekanan/kontraktor untuk melakukan Self Instropection (instropeksi diri) dalam melaksanakan pekerjaannnya.

Pihaknya juga akan menerapkan Zerro Tolerance for Corruption disemua kegiatan dibidang pembangunan infrastruktur yan berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas, tidak ada toleransi lagi bagi pekerjaan yang putus kontrak dikarenakan pekerjaanya tidak sesuai spek dan apabila ada temuan yang mencurigakan dari Inspektorat saat pemeriksaan akan langsung ke Kejaksaan.

“Jangan coba main-main dengan proyek dan bekerjalah dengan professional, tidak usah ewuh pekewuh. Dengan bekerja sungguh-sungguh, serta tidak mengurangi kualitas yang telah ditentukan dipastikan tidak aka nada temuan dari pemeriksa,” tutur bupati Purbalingga di Ruang Rapat Bupati Rabu (29/1), saat bersilaturhmi dengan jajaran Asosiasi Jasa Konstruksi Kabupaten Purbalingga, Sekda Purbalingga Imam Subijakto, Asisten Ekbang dan Kesra Sekda Purbalingga Susilo Utomo, Kepala DPU Kabupaten Purbalingga Sigit Subroto, Inspektur Inspektorat Wahyu Kontardi dan Kabag Pembangunan Yani UN Sutrisno.

Bupati juga meminta kepada para kontraktor agar self instropeksi diri dan merenungkan hasil kerja yang telah dicapai, karena uang yang dipakai untuk pembangunan merupakan uang hasil pajak masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada rakyat, tapi juga kepada Allah.

“Kalau mengerjakan proyek jangan mengambil untung terlalu banyak, untung banyak tapi pekerjaannya tidak seperti yang diharapkan juga akan berujung pada kualitas yang tidak bagus. Jangan sampai kejadian tahun yang lalu terulang lagi,”pintanya.

Bupati juga menegaskan agar kedepan tidak ada lagi proyek yang putus kontrak, walaupun pada tahun berikutnya bias dilelang kembali.

“Saya tidak akan mentoleransi lagi bila nanti sampai ada proyek yang putus kontrak serta ditemukan kecurigaan saat pemeriksaan, dirinya akan langsung menyerahkan kepada Kejasaan untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Mohon maaf saja, daripada saya di apa-apakan oleh BPK karena disangka ada sesuatu dengan para kontraktor/pemborong mending diserahkan ke Kejasaan,”tegasnya.

Selain itu Bupati juga meminta, jangan sampai ada temuan masalah legalitas. Kalo sampai terjadi, pihaknya akan tegas menyerahkan temua tersebut kepada instansi berwenang untuk menindaknya.

Ketua Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (BPC Gapensi) Kabupaten Purbalingga Supriyatno saat bersilaturahmi dengan bupati Purbalingga berharap agar proyek-poyek yang dibiayai dari APBD pengerjaannya yang menikmati orang Purbalingga.

“Karena sebagai Pembina jasa konstruksi Kabupaten Purbalingga, saya meminta kepada bupati untuk menampung aspirasi dari para rekanan/kontraktor. Dan kalau bisa, yang menikmati proyek tersebut orang-oarng Purbalingga,”pintanya.

Selain itu, Supri juga berharap agar analisa hasil pekerjaan untuk dibuatkan peraturan bupati, sehingga tidak menyulitkan para kontraktor.

“Kami meminta agar analisa hasil pekerjaan untuk di Perbubkan, sehingga tidak menyulitkan disaat pemeriksaan hasil pekerjaan. Terkadang analisa yang sudah disusun oleh konsultan kami yang mengacu pada lingkungan telah disetujui oleh Bappeda tidak diakui oleh Inspektorat, sehingga sering menjadi temuan oleh Inspektorat disaat para rekanan melakukan penawaran lelang,” harapnya.

Terkait dengan permintaan para kontraktor agar proyek-proyek yang bersumber dari APBD yang mengerjakan dan menikmati  orang Purbalingga, bupati mengatakan bahwa di era keterbukaan seperti saat ini siapa saja berhak untuk ikut mengerjakan proyek tersebut sesuai dengan prosedur yang ada. Kalau memang merasa memilki jiwa Purbalingga, kenapa harus oarng lain yang mengerjakkannya.(-Key)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *