Bareng P Menteri3

 

 

 

 

 

 

Kabupaten Purbalingga, untuk kesekian kalinya kembali menerima panganugerahan penghargaan Travel Club Tourims Award  (TCTA). Bahkan pada tahun keempat penyelenggaraan TCTA ini, Purbalingga lebih unggul disbanding kabupaten/kota lainnya dengan meraih kategori The Most Improved Gold . Pada kategori ini, The Most Improved Silver diraih Kabupaten Banyuwangi dan Bronze untuk Kabupaten Sawahlunto.

Usai menerima plakat dan penghargaan di Hall Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Kamis malam (20/11), Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto mengatakan semakin memantapkan komitmennya untuk mengembangkan pariwisata Purbalingga.

“Dengan penghargaan ini, membuktikan bahwa pariwisata Purbalingga mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Indonesia. Bahkan tahun ini kita memperoleh Gold untuk kategori The Most Improved. Ini tantangan agar kita terus melakukan inovasi di sektor pariwisata,” katanya didampingi Plt Kepala Dinbudparpora  Susilo Utomo, Kabid Pariwisata Prayitno, Direktur PD Owabong Wisnu Haryo Danardono dan pemilik Obyek Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas, H Sarimun. Acara itu sendiri, dihadiri Menteri Pariwisata Kabinet Kerja Jokowo – JK, Arief Yahya.

Menurut Bupati, tahun ini Purbalingga semakin memantapkan dirinya sebagai salah satu destinasi wisata yang layak dikunjungi. Selain Obyek Wisata Bojongsari (Owabong), Purbalingga memiliki obyek wisata lainnya yang terus berkembang. Seperti Purbasari Pancuranmas, Sanggaluri Park, Goa Lawa, Waterpark Walik, Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman, pendakian Gunung Slamet hingga beberapa desa wisata.

Berkembangnya industri  tanpa asap ini (Pariwisata-red), juga diimbangi dengan semakin bergeliatnya sector pendukung pariwisata seperti produk UMKM, Handycraf, dan kerajinan batu Klawing. Terakhir ini, Bupati Sukento bahkan berencana melakukan revitalisasi obyek wisata Goa Lawa menjadi obyek wisata berkelas dunia.

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora, Prayitno menjelaskan, penyelenggaraan TCTA 2014, merupakan ajang pemilihan bagi provinsi, kabupaten dan kota yang berprestasi dalam pembangunan, pengembangan dan pembinaan sector keperiwisataan. Penghargaan yang diberikan meliputi kategori The Best Performance, The Best Achievement, The Most Improved masing-masing untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Selain itu terdapat special awards berupa Best of The Best untuk Kabupaten Gianyar dan Most Favoriteuntuk Provinsi DKI Jakarta. Tahun ini, TCTA untuk kabupaten/kota ada penambahan dua kategori, yaitu The Most Promising dan The Most Favorite. Untuk kategori The Most Promising, khusus untuk pemkab dan pemkot yang berusia di bawah sepuluh tahun. Adapun kategori The Most Favorite diberikan atas hasil poling masyarakat melaluiwebsite atau situs.

“Purbalingga mendapat The Most Improvement, karena unggul dalam aspek tata pamong, ekonomi kreatif, dan perkembangan ekonomi terutama pertumbuhan antar tahun yang signifikan,” jelasnya.

Ditambahkan Prayitno,  dalam tiga tahun berturut-turut sejak 2012 hingga 2014, Purbalingga berhasil meraih penghargaan TCTA ini. Tahun 2013 dan 2014 ini menyabet gelar untuk kategori ‘The Most Improved’.  Pada tahun 2013 Purbalingga merupakan satu-satunya kabupaten di Jateng yang meraih penghargaan kategori tersebut. “Pada tahun 2012,  Purbalingga hanya mampu meraih The 2nd Runner Up The Most Improved.