BUpati memberikan arahan

Jika Heru Sudjatmoko saat memimpin Purbalingga memberikan slogan-slogan pada tiap tahunnya, seperti tahun prihatin, tahun dandan-dandan, tahun pembangunan dan tahun peningkatan pembangunan, Bupati Sukento Rido Marhaendrianto tetap  meneruskannya.Untuk tahun 2014 ini, bupati yang baru dilantik Sabtu (28/12) lalu ini, menjuluki tahun 2014 sebagai tahun Purbalingga EMAS.

“EMAS itu singkatan dari ekonomi meningkat, manajemen yang baik, aman dan sejahtera,” jelasnya saat memberikan sambutan pertamanya setelah menjadi bupati di hadapan para pegawai di lingkungan Pemkab Purbalingga dalam Apel Kerja Awal Tahun 2014, di Halaman Pendopo Dipokusumo, Kamis (2/1).

Bupati Sukento mengatakan Purbalingga EMAS hanya bisa dicapai dengan dua syarat: kebersamaan dan good government. Karenanya, dia meminta kepada semua unsur di jajaran Pemkab Purbalingga untuk mendukung terealisasinya slogan ini.

Sebelum Bupati Sukento hadir, Sekretaris Daerah (Sekda) Imam Subijakto terlebih dulu memberikan amanat selaku penerima Apel Kerja Awal Tahun 2014 ini. Imam menyampaikan evaluasinya terhadap kinerja jajaran Pemkab Purbalingga yang masih dinilainya terlalu santai atau suka menunda pekerjaan terutama pada awal tahun. Sehingga, semua kegiatan, program dan proyek baru dilaksanakan secara marathon dan bertumpuk di akhir tahun.

“Saya tidak mau lagi ada yang menunda-nunda pekerjaan seperti itu. Jika pekerjaan, kegiatan, proyek bisa dilaksanakan di awal tahun, kenapa harus ditumpuk di akhir tahun?” ujarnya kecewa.

Sekda mengaku mendengar banyak keluhan adanya honor yang tak terbayar,
pekerjaan yang tidak selesai dan sebagainya yang sebenarnya sangat bisa diantisipasi dengan melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah disusun sebelumnya. Dia tak mau mendengar lagi adanya keluhan serupa. Terlebih penilaian kinerja PNS mulai tahun 2014 lebih berorientasi pada prestasi.

Usai Apel Kerja, kegiatan dilanjutkan dengan memberikan selamat kepada Bupati Sukento dari para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Purbalingga. Tak hanya itu, para peserta upacara yang berasal dari perwakilan berbagai Satuan Kerja perangkat daerah (SKPD) se-Kabupaten Purbalingga juga disuguhi stroto dan bakso. (cie)