PURBALINGGA- Tiga lulusan terbaik yang meraih ranking satu, dua dan tiga dari 403 siswa kelas XII SMK YPT 1 Purbalingga yang telah lulus menempuh ujian, diberi bebungah berupa sepeda oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH.MM. saat menghadiri wisuda siswa SMK YPT 1 Purbalingga tahun pelajaran 2017/2018, Sabtu (05/05). Ketiga siswa itu adalah Zanuba Maelan Nizar, Edo Purnomo dan Zakki Rahman Zakaria.

“Kepada seluruh siswa yang telah lulus, saya sampaikan selamat, semoga nanti berguna bagi nusa dan bangsa. Persiapkan tiga hal untuk siap bertarung di masa yang akan datang, tiga kompetensi yang harus kalian miliki untuk menuju sukses yaitu tingkatkan terus ilmu pengetahuan, kemudian meningkatkan keahlian jangan sampai tergilas jaman dan menjaga perilaku. Jadilah generasi muda yang cerdas namun tetap menjaga tradisi, menjunjung tinggi norma dan ideology Pancasila, jangan sampai terlibat terorisme, radikalisme dan jauhi narkoba,” kata Bupati.

Bupati berharap, wisudawan SMK YPT 1 Purbalingga sejumlah 403 siswa akan menjadi virus positif untuk anak-anak muda Purbalingga. Lulusan SMK YPT tentunya siap bersaing di dunia kerja dan hal itu telah dibuktikan dengan suksesnya mengirimkan program magang ke Jepang, sehingga tidak hanya punya daya saing di daerahnya sendiri namun sudah mencapai mancanegara.

Bupati melanjutkan, SMK YPT Purbalingga yang lahir 17 Agustus 1964, selama 54 tahun tentunya sudah banyak kontribusi nyata yang diberikan kepada Kabupaten Purbalingga khususnya di bidang pendidikan. Oleh karena itu Pemkab Purbalingga  memberikan penghormatan yang tinggi atas kontribusi SMK YPT mencerdaskan dan memajukan generasi bangsa dan juga ikut andil meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) salah satunya adalah dengan semakin banyaknya lulusan SMK akan menambah angka lama sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi dan memberikan semangat, Pemkab Purbalingga memberikan bantuan pengembangan pendidikan bagi SMK YPT sejumlah 250 juta di tahun 2018 atas kontribusi dan dedikasi SMK YPT selama ini mencerdaskan anak bangsa sehingga telah sukses di berbagai tempat dan kesuksesan tersebut tentunya lahir dari didikan SMK YPT.

“Bantuan itu belum seberapa dibanding kontribusi SMK YPT yang telah mencetak ribuan alumni yang sukses di berbagai tempat. Bahkan atas prestasinya, pada masa Bupati Purbalingga saat itu R. Bambang Moerdharmo SH. yang menjabat tahun 1967 sampai dengan tahun 1973, pada tahun 1970 memberikan tanah yang ditempati SMK YPT sekarang ini,” kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan, walaupun menurut UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, satu diantaranya mengenai tugas di bidang pendidikan dan mengatur kewenangan SMA/SMK, maka mulai tanggal 1 Januari 2014 kewenangan SMA/SMK ada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Walaupun sudah tidak menjadi menjadi kewenangan Pemkab Purbalingga namun karena keberadaannya di wilayah Purbalingga dan menyelenggarakan pendidikan bagi anak-anak generasi Purbalingga tentunya 21 SMK swasta dan 12 SMK Negeri harus tetap menjadi mitra dan bersimbiosis mutualisme dalam rangka mewujudkan tujuan bernegara mendidik dan mencerdaskan anak bangsa khususnya anak-anak Purbalingga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan rehab RTLH bantuan dari keluarga besar SMK YPT 1 Purbalingga kepada salah satu siswanya yaitu Angga Sandra Wisena kelas X TBO 1 warga RT.05 RW.03 Kelurahan Bojong Purbalingga dan bantuan dari gabungan purna STM (Gapura) untuk Eka Kuswati warga RT.01 RW.06 Desa Onje Kecamatan Mrebet. Kepada masing-masing penerima bantuan rehab RTLH, Bupati menambahkan bantuan sejumlah 20 zak semen. (t/humas)