Bupati Ultimatum Pembangunan Pasar Bukateja Selesai Desember

PURBALINGGA, INFO – Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM meminta pelaksana proyek pembangunan Pasar Bukateja melakukan upaya percepatan sehingga penyelesaian proyek APBN tersebut tepat waktu. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga jangan sampai kondisi tersebut dijadikan alasan keterlambatan. Hal itu disampaikan Bupati saat melakukan pemantauan pelaksanan sejumlah proyek pembangunan di kabupaten Purbalingga, Senin (30/10).

“Ini proyek dari Kementerian Perdagangan dengan anggaran Rp 6 miliar namun dilelang Rp 4.99 miliar. Tanggal 15 Desember harus selesai,” kata Bupati didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Drs. Sidik Purwanto, MSi.

Bupati menuturkan, selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, berkomitmen untuk merehab seluruh pasar kabupaten secara bertahap. Setelah tahun ini membangun Pasar Bukateja, pada 2018 nanti giliran pasar Tobong, Kutasari akan direhab dengan alokasi anggaran Rp 6 miliar. Kemudian tahun berikutnya, pemkab berencana merehab Pasar Kutasari dengan dana bantuan gubernur (Bangub) Provinsi jawa tengah senilai Rp 10 miliar.

“Kita punya 20 pasar, setiap tahun minimal dua pasar kita rehab. Begitu juga dengan 22 Puskesmas yang ada, tiap tahun juga harus ada dua Puskesmas yang direhab. Nanti kurun waktu 5 sampai 10 tahun semua sudah bisa dibangun representatif,” jelasnya.

Kepala Dinperindag Sidik Purwanto, mengaku optimis pekerjaan pembangunan Pasar Bukateja dapat diselesaikan sesuai target pada 15 Desember mendatang. Saat ini, menurut Sidik pekerjaan sudah memasuki pekan kesebelas, dan masih ada waktu tujuh pekan lagi untuk merampungkan proyek.

“Hari ini progresnya sudah selesai 36 persen. Ini sudah mulai dikerjakan pemasangan kuda-kuda baja. Jika pemasangan selesai, progresnya akan naik hingga 60 persen,” katanya.

Pembangunan Pasar Bukateja mulai dikerjakan pada 15 Agustus lalu, dengan anggaran Rp 4,99 miliar yang bersumber dari APBN. Rekanan yang mengerjakan PT Batu Alam Bersinar KSO PT Emerald Putra Perwira dengan tenggat waktu 120 hari kalender.

Menurut Sidik, pembangunan pasar dikerjakan beberapa tahap. Pada tahap pertama berupa pembangunan blok A dan B dengan luas 140 x 45 meter persegi. Nantinya pasar akan dilengkapi dengan fasilitas jalan melingkari pasar selebar empat meter sehingga memudahkan  pedagang di bagian belakang melakukan bongkar muat. Pembangunan akan dilanjutkan tahun berikutnya dengan membangun blok C menggunakan dana APBD 2018. Selama proses pembangunan, pedagang direlokasikan ke shelter sementara di sepanjang Jalan Raya Bukateja-Kutawis. (PI-4)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Mas Hary berkata:

    Benar pak lebih cepat lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *