Dalam rangka peningkatan produksi serta untuk mencapai swasembada pangan nasional di Kabupaten Purbalingga. Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto dan Komandan Kodim 0702 Agustinus Sinaga disaksikan pejabat terkait, menandatangani kesepakatan bersama tentang  peningkatan produksi tanaman pangan dalam rangka mencapai swasembada pangan nasional di Kabupaten Purbalingga Tahun 2015. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan di Ruang Pringgitan Kompleks Pendapa Dipokusumo Senin ( 2/2).

Dalam sambutannya bupati  mengatakan, bahwa Indonesia  merupakan negara agraris, dimana sebagian besar masyarakatnya masih bekerja pada sektor pertanian. Sedangkan di Kabupaten Purbalingga sektor pertanian menjadi andalan dan mata pencaharian sebagian besar masyarakatnya.

“Untuk itu, upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan perlu terus-menerus dilakukan, ditengah berbagai tantangan yang ada. Tujuanya  agar tercapai swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani yang ujungnya dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan nasional,”tutur Sukento.

Menurutnya, dalam rangak mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional, khusunya padi, jagung dan kedelai, pemerintah mengadakan kerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Hal tersebut, sudah tertuang dalam kesepakatan bersama antara menteri pertanian dengan kepala staf angkatan darat.

“Di tingkat propinsi juga sudah ada kesepakatan bersama untuk meningkatkan produksi tanaman pangan antara gubernur Jawa Tengah dengan Pangdam IV Diponegoro. Dan untuk hari ini kami merespon dengan menandatangani kesepakatan bersama antara bupati dan Kodim tentang peningkatan produksi tanaman pangan dalam rangka mencapai swasembada pangan,”jelasnya.

Bupati berharap, agar kesepakatan tersebut, dapat mempercepat upaya peningkatan produksi dan produktivitas, khusunya padi, jagung, dan kedelai di Kabupaten Purbalingga. Selain itu aparat TNI dan penyuluh pertanian serta pemangku kepentingan agar bersinergi guna bersama-sama mengawal petani menjalankan program-program peningaktan produksi tanaman pangan.

“Dengan kerjasama berbagai pihak, saya yakin, produktivitas pertanian di Purbalingga akan meningkat sesuai target yang ditetapkan. Dengan demikian, program swasembada nasional untuk tiga komoditas tanaman yaitu padi, jagung dan kedelai yang ditargetkan pada 2017 dapat tecapai,”ujarnya.

Purbalingga Surplus Beras 22.958 Ton

Senada dengan bupati Purbalingga, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Dan Kehutanan (Dintanbunhut) Kabupaten Purbalingga, Zainal Abidin mengatakan, bahwa tujuan dari kegaiatn tersebut agar Purbalingga bisa mencapai swasembada pangan berupa beras jagung, kedelai.

“Meskipun sekarang  di Purbalingga beras sudah swasembada. Karena  Purbalingga untuk beras sudah mencapai surplus sebanyak 22. 958 ton. Namun demikian,  di Purbalingga masih ada potensi produksi pertanian selain padi potensinya masih bisa untuk ditingkatkan,”terangnya.

Menurutnya, saat ini potensi pengembangan produksi jagung di Purbalingga sudah dipetakan. Dan untuk mendukung program tersebut, pemerintah pusat akan memfasilitasi guna meningkatkan produktivitas jagung seluar 3000 hektar.

“Sedangkan langkah nyata kami dalam program swsembada pangan di Purbalingga adalah, dengan perbaikan sarana prasarana seperti perbaikan saluran irigasi. Disamping itu juga penyediaan  alat mesin pertanian seperti traktor, mesin sedot air dan mesin tanam padi,”tuturnya.

Selain itu tambah Zainal, sebagai langkah untuk mengatasi terjadinya gagal panen, guna mendukung program tersebu. Persediaaan obat-obatan untuk mengatasi organisme pengganggu tanaman ( OPT) persediaanya juga mencukupi.

“Sebagai dukungan terhadap program tersebut serta antisipasi berbagai serangan hama pengganggu, penyediaan benih bersertifikat serta penyediaan pupuk yang tepat waktut dan persediaan  pestisida untk pengendalian OPT sudah tercukupi,”tandasnya.