Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong percepatan penyelesaian tunggakan pencetakan plat nomor kendaraan di kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah/Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (UP3AD/Samsat). Hal itu ditekankan Ganjar saat  dirinya melakukan sidak dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Purbalingga, Kamis (9/10).

“Jangan hanya limaratus. Samsat lain sudah bisa seribu per hari. Disini juga harus bisa seribu per hari ya, supaya tunggakan kita cepat selesai,” kata Ganjar didampingi Bupati Sukento, Wabup Tasdi dan unsur Forkompinda Purbalingga.

Ganjar menuturkan, saat ini pelayanan plat nomor kendaraan  masih menjadi keluhan masyarakat untuk segera diselesaikan. Dirinya ingin pelayanannya lebih dipercepat agar permasalahan keterlambatan cetak Plat Nomor kendaraan bisa segera terselesaikan. Menurut Ganjar, jika di Purbalingga masih ada tunggakan keterlambatan pencetakan plat nomor sejumlah 8000 maka kalau dilakukan percepatan akan dapat selesai dalam 8 hari.

Saat melakukan peninjauan di ruang pelayanan administrasi STNK, ganjar sempat berinteraksi  dengan para wajib pajak yang tengah mengurus plat nomor dan STNK. Dari pengakuan sejumlah wajib pajak, pelayanan UP3AD/Samsat Purbalingga dinilai sudah bagus.

“Bapak ibu, nek ajeng komplen teng mriki nggih. Ini nomer telpone. Kalau ada calo, pungli dan lainnya ngomongnya kesini. Atau bilang saja dengan saya, hayo mumpung saya disini,” kata Ganjar sembari menunjukan nomor pengaduan dan email pengaduan yang terpasang di depan loket pembayaran.

Ganjar juga menghimbau masyarakat wajib pajak kendaraan bermotor agar tidak mengurus pembayaran pajak menggunakan calo. Karena menurut Ganjar, pelayanan di Samsat prosesnya sudah sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama.

Dari Samsat Purbalingga, Gubernur melanjutkan peninjauan proyek peningkatan Jalan Mayjend Sungkono Purbalingga yang berada persis di depan kantor Samsat. Terakhir, Ganjar melakukan peninjauan Pembangunan Jembatan Linggamas yang menghubungkan Kabupaten Banyumas dan  Purbalingga.

Penyelesaian pembangunan Jembatan Linggamas, menurut Ganjar, merupakan target utama dari rencana besar membuka akses pengembangan Jawa Tengah wilayah Selatan.

“Kalau nanti Bandara Wirasaba berhasil dibuat, inilah kira-kira jalan untuk ngebut ke Purwokerto. Karena ini lebih cepat, setengah jam sampai. Maka pada tahun infrastruktur ini kita genjot mana-mana yang bisa diselesaikan. Ini bagian yang menjadi prioritas kita. Tahun ini selesai,” kata Ganjar.

Pembangunan Jembatan Linggamas tersebut, direncanakan selesai tahun ini juga. Sedangkan pekerjaan pelebaran akses jalan di masing-masih kabupaten akan dikerjakan pada tahun berikutnya.