PURBALINGGA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno menyaksikan ground breaking atau peletakan batu pertama Program Pembangunan Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang digagas PT Angkasa Pura I (Persero), PT PGN Tbk, PT Angkasa Pura II (Persero), PT BRI (Persero) Tbk, PT KAI (Persero) dan PT Pupuk Indonesia Holding Company di destinasi wisata Goa Lawa Purbalingga (Golaga), Jawa Tengah, Rabu (2/10/2019).  Pembangunan Balkondes ini dalam rangka meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang mendukung kemajuan pariwisata Purbalingga.

“Saya menyambut baik sinergi ini, ada enam BUMN yang bersinergi untuk bangun Balkondes. Harapannya Balkondes bisa terbangun di Mei 2020 bersamaan dengan beroperasinya Bandara Purbalingga supaya wisatawan bisa datang ke sini. Pesan saya masyarakat, kita sama sama menjaga Balkondes ini” ungkap Menteri Rini sambil menyapa masyarakat di Desa Siwarak Golaga.

Balkondes merupakan program yang diinisiasi Kementerian BUMN melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri yang bertujuan untuk menumbuhkan peluang usaha pariwisata melalui pembuatan homestay, memperpanjang length of stay wisatawan dengan adanya pertunjukkan budaya baru pada tiap desa, meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat desa serta menciptakan lapangan kerja bagi penduduk desa.

“Kita sengaja buat konsep Balkondes di sini berbeda dengan yang lain. Di sini kita bikin rumah-rumah pohon, karena daerah ini banyak pohon yang harus kita lestarikan,” katanya.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, pembangunan Balkondes ini merupakan salah satu komitmen Angkasa Pura I untuk memperkuat sarana penunjang pariwisata senilai Rp 3,5 miliar berupa penginapan (homestay) yang mendukung peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional di Golaga.

Kehadiran homestay ini juga bermaksud untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat di Golaga sehingga membantu mempercepat roda perekonomian Golaga. “Golaga saat ini telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Purbalingga,” kata Fahmi.

Untuk memberikan keunikan pada design dan memanfaatkan lokasi yang tersedia konsep arsitektur homestay_menggunakan bentuk _treehouse yang mencitrakan identitas dari Purbalingga. Design homestay diambil dari analogi bentuk buah nanas yang merupakan komoditas utama Kabupaten Purbalingga dengan makanan khasnya yang terkenal yakni nanas goreng. 

Balkondes Golaga ini nantinya akan memiliki sebanyak 6 unit nanas homestay, 1 unit family homestay dan public building sepeti cafe & workshop, skybridge, pedestrian access, amphitheater dan parkir area untuk meningkatkan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Goa Lawa.

“Besar harapan kami hadirnya Balkondes ini juga dapat meningkatkan peran aktif masyarakat untuk sama-sama memajukan destinasi wisata Golaga dan menjadi tempat untuk mengekspose produk-produk unggulan khusunya dari Kabupaten Purbalingga,” jelasnya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menyampaikan Kabupaten Purbalingga saat ini sedang menata menyambut adanya bandara tahun 2020. “Yakni sedang mendorong sektor unggulan yang nantinya menjadi pengungkit salah satunya sektor pariwisata, Purbalingga memiliki banyak objek wisata, salah satunya adalah Golaga, juga memiliki desa-desa wisata,” imbuhnya.

Dengan adanya Balkondes ini, Ia berharap bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat Purbalingga khususnya meningkatkan angka kunjungan pariwisata di Purbalingga. Sehingga di tahun-tahun yang akan datang Purbalingga mampu menembus kunjungan wisata terbanyak di Jawa Tengah.(Gn/Humas)