PURBALINGGA INFO, Grup Facebook Info Cegatan Purbalingga (ICP) diharapkan dapat ikut mensukseskan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang akan digelar 27 Juni mendatang. Yakni dengan ikut mensosialisasikan lewat media sosial dan kegiatan-kegiatan ICP lainnya. Dengan perkembangan ilmu dan teknologi, media sosial menjadi salah satu media yang efektif untuk melakukan sosialisasi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Tasdi saat membuka kegiatan kopi darat (kopdar) anggota ICP se Purbalingga dan sekitarnya, di Aula GOR Mahasa Jenar, Minggu (18/3). Kegiatan juga di hadiri oleh sejumlah kepala dinas seperti Kepala Dinas Kominfo, Kepala Bapelitbangda, Kepala DPMPTSP. Ikut memeriahkan juga Grup Info Cegatan Cilacap (ICC) dan Paseduluran salawase dari Purworejo.
“ICP harus memberikan pencerahan, pendidikan dan pemahaman kepada anggotanya terkait dengan berita-berita hoax yang akhir-akhir ini beredar luas di media sosial,” katanya dihadapan 250 orang anggota ICP yang hadir.
ICP juga harus menghindari kampanye hitam, ujar kebencian dan upaya-upaya menjatuhkan calon gubernur dan wakil gubernur. Bupati juga mengatakan sukses Pilgub ditandai dengan 5 sukses yakni sukses secara yuridis, sukses partisipatif, sukses secara teknis, sukses secara sosiologis dan sukses secara keamanan. ICP harus mampu mendorong masyarakat harus cerdas dalam memilih pemimpin, bukan karena iming-iming, omong-omong serta amang-amang.
“Jangan karena perbedaan pendapat dan pilihan persahabatan, parsatuan dan kesatuan bangsa menjadi retak. Cari pemimpin yang bisa menjadi suri tauladan, dan bisa bekerja untuk mensejahterakan rakyatnya 5 tahun kedepan” tambahnya.
Seorang pemimpin harus dilihat bibit, bobot, dan bebet nya, juga dilihat dari kapabilitas, akuntabilitas serta mamapu menampung aspirasi masyarakat. ICP juga harus memberikan pemahaman kepada anggotanya untuk menolak money politik yang kerap terjadi pada pemilu, baik pilkada, pileg dan Pilkades. Bupati juga menambahkan tahun 2018, 2019 dan 2020 merupakan tahun-tahun politik, sehingga perlu diwaspadai gesekan-gesekan yang kerap terjadi di tengah-tengah masyarakat.
” Selain Pilgub, 2018 juga akan dilaksanakan pemilihan Kepala desa (Pilkades) yang akan dilakukan dua tahap yakni pilkades untuk mengisi kekosongan 46 jabatan pada tahap pertama, kemudian untuk tahap ke untuk 160 jabatan kades yang akan berakhir bulan Maret 2019,” kata Bupati Tasdi.
Bupati juga menegaskan kepada anggota ICP agar pada saat coblosan yakni 27 Juni mendatang agar berduyun-duyun ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerahnya masing-masing untuk memberikan hak suaranya. ” Satu suara anda akan menentukan lima tahun Jawa Tengah kedepan,” tegasnya.
Sedangkan komisioner KPU Purbalingga, Mei Nurlela mengatakan selain Kopdar kegiatan ICP juga didukung oleh KPU, yakni dalam mensosialisasikan Pilgub Jateng kepada warganet khususnya anggota ICP. Diharapkan anggota ICP setelah kegiatan kopdar bisa mensosialisasikan kepada anggotanya yang tidak hadir dan bisa diviralkan di media sosial.
” Kami menyambut baik yang dilaksanakan ICP, semoga diulang tahun yang ke 4 ini, ICP bisa menjadi grup yang baik dan bukan gruop yang menyebarkan hoax dan kebencian,” katanya (PI-2)