Pada Tahun 2015 pogram ke-PU-an terutama infrastruktur masih menjadi prioritas utama program Bupati Purbalingga.  Program ini menelan anggaran sebesar Rp. 142,88 milyar atau 35 % dari total belanja langsung pemerintah daerah (Pemda) Purbalingga.

Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto mengatakan program ke-PU-an yang menalan anggaran yang paling besar adalah pembuatan Jembatan Gatot Subroto di ruas Jalan Bobotasari-Rembang sebesar Rp. 12,46 milyar. Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar arus transportasi wilayah Purbalingga sebelah Timur Laut.

Selain infrastruktur, sektor pertanian juga lagi digenjot agar target produksi padi 2015 sebesar 235.380 ton tercapai. Kalau target produksi tercapai maka pada tahun 2015 akan terjadi surplus beras sebesar 56,128 ton. “Untuk menunjang itu semua, Pemda menjamin ketersediaan pupuk yang memadai di masyarakat,” kata Sukento pada saat Dialog Bupati di Pendopo Dipokusumo, Rabu (21/1).

Usaha Kecil Mikro (UKM) juga menjadi prioritas dalam pengembangan ekonomi masyarakat kecil. Salah satunya untuk pengembangan pengrajin batu klawing sebesar Rp. 900 juta. Sebagaimana telah diberitakan bantuan ini akan diberikan dalam bentuk alat dan pelatihan yang diberikan kepada kelompok bukan perorangan.

Disamping pemberian program kepada masyarakat, pembenahan kedalam juga akan dilakukan oleh Bupati. Pembenahan kedalam terkait dengan sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada tahunn 2015 akan diberlakukan standar kompetensi jabatan, standar ini akan menjadi patokan Pemda untuk memberikan tunjangan kinerja yang layak bagi seorang ASN.

“Diharapkan sistem ini akan membuat ASN lebih profesional dan mempunyai integritas terhadap beban pekerjaannya,” kata Sukento

Untuk itu diperlukan sistem pengawasan yang ketat terhadap ASN, agar ASN tidak melakukan tindakan-tindakan yang menyalahi aturan. Dengan melakukan pengawasan secara terpadu dan melakukan evaluasi laporan akuntabilitas kinerja pemerintah satuan kerja pemerintah daerah setiap akhir tahun.

“Saya optimis apabila semua program bisa berjalan dengan baik, maka orientasi mewujudkan Purbalingga Emas di Tahun 2015 bisa terlaksana,” kata Sukento.