PURBALINGGA- Banyaknya agenda kegiatan regional Jawa Tengah dan juga Nasional baik kegiatan keagamaan, pemerintahan, pembangunan maupun kemasyarakatan yang dipusatkan di Purbalingga perlu dukungan semua pihak sehingga Purbalingga mampu melaksanakan seluruh kegiatan yang di amanahkan dengan sukses dan menjadi tuan rumah yang baik.

Kegiatan regional dimaksud dimulai pada Jum’at 20 April 2018  dengan kegiatan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) ke 15 Pengurus Wilayah (PW) NU Jawa Tengah yang akan dilaksanakan tanggal 20 – 23 April 2018 bertempat di SMK Ma’arif Bobotsari dan akan dihadiri 35 Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten/Kota se Jateng.

“Banyaknya kegiatan yang dipusatkan di Purbalingga, menunjukkan bahwa Purbalingga semakin dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda Regional Jawa Tengah dan siapapun yang hadir,mari kita sambut dengan baik,” kata Bupati Tasdi saat kegiatan Istighosah di pendapa Dipokusumo, Kamis (19/04).

Selanjutnya pada tanggal 5 – 6 Mei 2018 ada agenda kegiatan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah di Purbalingga, kemudian pada bulan Juni kegiatan Jambore Daerah se Jawa Tengah yang akan dipusatkan di Bumi Perkemahan Munjulluhur Desa Karangbanjar Kecamatan Bojongsari.

“Kegiatan Nasional juga akan digelar di Purbalingga pada bulan Juni yaitu Pekan Ilmiah Remaja Nasional yang diikuti pelajar SMA/SMK/MAN seluruh Indonesia, sesuai surat dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta,” katanya.

Agenda Nasional lainnya adalah KKN Nasional yang akan diikuti sejumlah 58 Perguruan Tinggi Muhammadiyah seluruh Indonesia pada bulan Juli dan pada kesempatan tersebut Bupati juga sampaikan adanya agenda kunjungan Presiden RI pada akhir bulan April yaitu kegiatan peletakan batu pertama pengembangan pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman dan juga agenda pada 28 April 2018 yaitu peringatan hari air sedunia dengan kegiatan penanaman pohon lebih dari 15 ribu pohon yang akan ditanami terutama di daerah pegunungan di sebelah utara yang merupakan sumber mata air utama di Purbalingga.

Kegiatan istighosah adalah rangkaian kegiatan yang dimulai dari kegiatan khotmil qur’an di pagi harinya dan merupakan yang ke 4 di tahun 2018 dan mengalami perubahan menjadi pada malam Jumat Kliwon. Bupati berharap kegiatan istighosah tetap berjalan untuk membangun spiritualitas dan  lebih penting adalah esensi tingkatkan keimanan, perekat kebersamaan antara ulama, umaro dan umat dan membangun budaya disiplin,  yang akan berdampak kebaikan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara. (t/humas)