Kulamas Bangga : Sentra Kuliner Baru Purbalingga Dibuka

PURBALINGGA – Paguyuban Kuliner Malam Segamas Purbalingga (Kulamas Bangga), Sabtu (12/5) melaksanakan Grand Opening, sebagai peresmian dioperasikannya sentra kuliner baru di Kabupaten Purbalingga ini. Acara yang dilaksanakan di area parkir depan Pasar Segamas ini dihadiri oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi SH MM bersama rombongan pejabat struktural Pemkab Purbalingga serta Komisi III DPRD Purbalingga.

Ketua Paguyuban Kulamas Bangga dalam Aji Abdul Fatah menyampaikan sejumlah masukan kepada bupati agar tempat yang bakal menjadi pusat keramaian baru ini lebih memadai dari segi infrastruktur. Aji mengakui masih banyak kekurangan aspek sarana penunjang seperti lampu penerangan, instalasi listrik, drainase buruk dan fasilitas MCK.

“Jalan pintu masuk di sebelah selatan kalau hujan, seperti jalan air (air menggenang). Selain itu juga pengunjung sini sering yang menanyakan MCK. Lokasi MCK yang ada lokasinya cukup jauh dan gelap, kalau pengunjung perempuan atau ibu-ibu pasti minta untuk ditenemani,” kata Aji

Aji berharap agar semua kekurangan itu bisa dibenahi oleh Pemkab Purbalingga. Paguyuban ini, kata Aji sudah beroperasi sejak Februari lalu, namun baru di-launching hari ini dan tetap bertahan dengan kekurangan yang ada.

Bupati Bakal Benahi Kekurangan Infrastruktur Kuliner Malam Segamas

Sementara itu Bupati Tasdi menanggapi positif dan mengapresiasi dengan dibukannya Kuliner Malam Segamas ini. Bupati berkomitmen akan membenahi kekurangan infrastruktur yang ada, termasuk sumber daya manusianya. Namun sebelumnya, bupati juga perlu membuat aspek legalitas peruntukan area parkir depan Pasar Segamas ini untuk Kuliner Malam.

“Nanti perlu disahkan dengan Perbup dulu kalau ini bisa diperuntukan untuk kuliner malam. Aspek teknis tata tempat, nanti ditata bentuk tenda yang bagus, tata boga makanan variatif jangan sama. Menejemen latihan bisnis, di organisir, bimbingan setelah itu baru dipenuhi apa yang menjadi kekurangan tadi,” tuturnya.

Bupati menyambut baik kuliner malam ini, menurutnya ini bagian dari membangunan ekonomi rakyat sesuai Nawacita Jokowi-Jk dan sesuai visi misi Kabupaten Purbalingga, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Mengingat akan dibangunnya Bandara Panglima Jenderal Besar Soedirman harapannya ada 3 hal yang masuk ke Purbalingga, yaitu pariwisata, investasi, trading, jasa dan lain-lain.

“Purbalingga jangan sampai jadi penonton, harus bisa menagkap peluang ini. Ketika jalan Pemalang –  Buntu dijadikan jalan Nasional, maka arus mobilisasi dari luar akan semakin ramai. Dengan adanya Kulamas Bangga ini bagian dari menangkap peluang tersebut. Semoga bisnis ini tidak hanya berlangsung sebentar saja akan tetapi selamanya,” paparnya.

Acara dilanjutkan dengan peresmian pemotongan tumpeng oleh bupati kepada ketua paguyuban. Sebelum beranjak meninggalkan area Pasar Segamas ini, bupati menyempatkan untuk ikut menikmati suguhan Wedang Ronde dari salah satu kedai di Kulamas Bangga ini. (Gn/Humas)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *