Pasar Batu Klawing Pancuran Ciblon, Embrio Sentra Penjuakan Batu Klawing

Pancuran CiblonKeberadaan Pasar Batu Klawing di komplek wisata Pancuran Ciblon Bobotsari, diharapkan menjadi embrio bagi terwujudnya sentra penjualan kerajinan batu Klawing di Purbalingga. Pasar Batu Klawing yang diresmikan oleh Bupati Sukento Rido Marhaendrianto, setidaknya menjadi pusat penjualan bagi para para perajin di wilayah utara.

“ini ide yang bagus. Tapi saya rasa ini hanya sebagai embrio terwujudnya sentra  penjualan yang lebih besar. Nanti kita siapkan lokasi yang lebih luas, ber-AC, parkirnya nyaman dan berisi kerajinan batu Klawing yang berkualitas super,” kata Bupati Sukento usai meresmikan Pasar Batu Klawing di Bobotsari, Kamis (1/1).

Sebelumnya, pada pengukuhan Paguyuban Batu Klawing Purbalingga awal November lalu, Bupati sempat menyampaikan keinginanya agar Purbalingga dapat menjadi sentra kerajinan batu Klawing seperti yang ada di Martapura, Kalimantan.

Nantinya, lanjut Bupati,  di Purbalingga akan ada tiga embrio yang berkembang yakni di tempat para perajin, di klaster-klaster penjualan seperti Pancuran Ciblon dan di tempat khusus yang akan menjadi pusat penjualan batu Klawing kwalitas terbaik.

“Di tempat ini (sentra penjualan-red) tidak akan ada batu Klawing yang harganya murah. Mudah-mudahan saya bias terus mengawal  dan mewujudkan ini,” jelasnya.

Keberadaan Pasar Batu Klawing tak lepas dari peran boss wisata air Pancuran Ciblon, H Barosad. Pengusaha asli Bobotsari yang sukses di Jakarta ini, menyediakan tempat penjualan di bagian depan Pancuran Ciblon secara gratis. Fasilitas tersebut sedikitnya dimanfaatkan oleh 21 perajin batu Klawing dari wilayah Bobotsari, Purbalingga dan Sokaraja, Banyumas.

“Tempatnya gratis. Silahkan digunakan selama yang diinginkan. Nanti saat benar-benar menjadi pasar batu Klawing, hasilnya sebagian dikumpulkan untuk operasional komunitas. Utamanya saat mengikuti pameran di luar daerah,” kata Barosad yang telah menjadi bapak asuh bagi para perajin di daerah itu.

Selain untuk menfasilitasi pemasaran para perajin batu Klawing, keberadaan Pasar Batu Klawing juga diharapkan mampu mendukung peningkatan kunjungan wisata di Pancuran Ciblon.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *