Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, menumpukan harapannya kepada para pelajar berprestasi untuk menjadi penyokong bagi perubahan Purbalingga yang lebih baik di masa mendatang. Harapan ini disampaikan Sukento saat bertemu dengan para siswa berprestasi tahun 2014 di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (20/12).

Menurut Bupati, untuk menjadi agen perubahan ada syarat lainnya selain berprestasi. Kalian harus berahlak mulia. Tanpa ahlak yang baik, sepintar apapun kita akan menjadi manusia yang tidak bermanfaat. Terus belajar –belajar – belajar,  agar kalian memiliki daya saing serta terhindar dari narkoba dan pergaulan bebas.

“Daya saing inilah yang harus kita perjuangkan agar Purbalingga tidak hanya berprestasi dibidang akademis, tapi juga berprestasi dibidang-bidang lainnya,” tandas Bupati Sukento.

Dikatakan Bupati, kegiatan dibidang pendidikan di Purbalingga diharapkan benar-benar menjadi prioritas utama, mengalahkan prioritas-prioritas yang lain.

“Saya titip kepada Pak Sekda (Imam Subijakto-red) agar kegiatan sehari bersama siswa berprestasi dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Kepada Ketua DPRD (Tongat-red) saya berharap agar anggaranya juga ditingkatkan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga Tri Gunawan Setyadi menuturkan, beasiswa bagi anak berprestasi diberikan kepada 315 siswa berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Jumlah keselurhan beasiswa yang diberikan mencapai Rp 107 juta, bersumber dari alokasi dana beasiswa prestasi tahap II pada APBD Purbalingga tahun 2014.

“Beasiswa ini sebagai penghargaan bagi siswa yang meraih prestasi diberbagai bidang, sehingga dapat meningkatkan semangat siswa untuk lebih berprestasi. Termasuk menjadi pendorong bagi siswa lainnya,” jelas Tri Gunawan.

Selain pemberian secara simbolis beasiswa prestasi, kegiatan yang diawali sejak tahun lalu, juga menampilkan prestasi siswa di bidang seni budaya. Diantara yang berprestasi adalah penampilan hadroh SMP Negeri 1 Purbalingga. Mereka telah dua tahun berturu-turut menjadi juara 1 tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Prestasi seni lainnya yang ditampilkan diantaranya, Tari Kipas Banyumasan dari SD wilayah kecamatan Bukateja, Tari Saiji (SMP N 3 Purbalingga), Pantomim oleh Nanang Firmansyah & rekan dari SD N 1 Karangmalang, kemudian Tari Ling Ilen (SMA N 1 Purbalingga), dan Tari Cantrik (SD wilayah Kecamatan Bukateja).

Teater Brankas dari SMA Negeri 2 Purbalingga juga tak mau ketinggalan menampilkan pementasan berjudulSunat. Lainnya, seni bela diri pencak silat dari SMA N Kemangkon dan SMA N Bukateja serta pentas musik tradisional oleh siswa SMP N 1 Purbalingga.