PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE, BEcon, MM berharap organisasi pemuda pancasila mampu menjadi garda terdepan bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ideologi Pancasila. Hal itu disampaikan bupati saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-6 Pemuda Pancasila Kabupaten Purbalingga di Pendopo Dipokusumo, Selasa (27/8).

“Saya yakin Pemuda Pancasila telah digembleng menjadi genrasi yang memiliki semangat nasionalisme, cinta tanah air, cinta NKRI, dan memliki semangat yang lebih untuk mencintai ideologi bangsa,” kata Bupati Tiwi di hadapan 700 anggota Pemuda Pancasila se Kabupaten Purbalingga.

Menurut bupati, semangat itu penting dimiliki karena akhir-akhir ini semakin banyak oknum yang berusaha mencerai-beraikan Indonesia termasuk upaya ingin mengganti ideologi Pancasila menjadi ideologi yang lain.

Disamping itu Bupati juga meminta jajaran Pemuda Pancasila untuk terus meningkatkan sinergitas baik dengan pemerintah maupun dengan masyarakat. DIa berharap program kerja dari Pemuda Pancasila  kedepan dapat disinergikan dengan program-program pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Keberadaan Pemuda Pancasila di kabupaten purbalingga juga harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga. Sehingga Pemuda Pancasila selalu mendapat tempat dihati masyarakat,” katanya.

Ketua pimpinan cabang ormas Pemuda Pancasila kabupaten purbalingga Hj. Maskur. SH.MM menyampaikan muscab ke 6 di laksanakan untuk pergantian pimpinan ormas Pemuda Pancasila 2019.

Menurutnya muscab ini penting karena ada intruksi dari majelis pimpinan nasional Pemuda Pancasila walaupun Sk habis pada bulan oktober.

“Karena ada intruksi dari pimpinan nasional kita harus tunduk walau pun sempat ragu namun ada rasa bangga bisa melaksanakan muscab ini,” katanya 

Maskur katakan PP tidak pernah fakum dari kekigatan pemkab purbalingga dan selalu menghadiri undangan Bupati. Muscab di ikuti oleh 700 anggota Pemuda Pancasila dan para pimpinan Pemuda Pancasila.(AR/HUMAS)