Penyelenggaran Ibadah Haji Kabupaten Purbalingga Berjalan Lancar

Haji KembaliSebagai bentuk laporan penyelenggaraan haji di Kabupaten Purbalingga, kepada pihak Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Purbalingga, mengadakan silaturahmi jamaah haji Kabupaten Purbalingga tahun 1435 Hijriyah/2014 di Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, Kamis (20/11).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait. Yang telah bekerja sama dengan baik, sehingga pelaksanaan haji, yang dimulai dari bimbingan manasik, pemberangkatan, sampai dengan pemulangan dapat berjalan lancar,”kata Kepala Kantor Kemenag Purbalingga, H Rochiman.

Rochiman yang juga merupakan Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) mengatakan, memohon maaf kepada para jamaah, atas segala kekurangan, dalam penyelenggaraan ibadah haji Kabupaten Purbalingga yang sudah dilaksanakan. Untuk itu, kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi jamaah haji, serta sebagai sarana penyerahan secara simbolis, jamaah kepada Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Purbalingga.

Dalam laporanya Rochiman mengatakan, jumlah jamaah haji asal Purbalingga yang melunasi BPIH sebanyak 381 orang, jamaah batal berangkat empat orang, mutasi keluar, ke Kabupaten Banyumas dua orang. Sedangkan jamaah mutasi masuk ke Kabupaten Purbalingga dari Kabupaten Cilacap satu orang.

“Pemberangkatan jamaah haji dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 45, sebanyak 249 orang, serta kloter 46 sebanyak 126 orang,”tuturnya.

Rochiman menambahkan, pemulangan jamaah haji Purbalingga dari yang diberangkatkan sejumlah 376 orang, kembali ke tanah air sejumlah 371 orang. Sehingga ada empat jamaah haji yang telah meninggal dunia ketika melakukan ibadah di tanah suci.

Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, dihadapan para pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Purbalingga, dan jamaah haji kelompok terbang 45 dan 46, yang berjumlah 371 orang mengajak, agar mendoakan para jamaah haji yang wafat di tanah suci.

“Mudah-mudahan jamaah haji yang meninggal dunia di tanah suci maupun di tanah air, diterima amal ibadahnya,”ujarnya.

Selain itu, Kento juga mengharapkan, dengan predikat haji dan hajjah yang sudah disandang, perilakunya akan menjadi penilaian masyarakat.

“Untuk itu, saya berpesan, agar tetap menjaga sikap dan perilaku yang baik, karena para bapak ibu sekarang sudah menjadi panutan masyarakat,”pintanya.

Bupati mengatakan, dalam rangka menjalin serta mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah (perasudaraan umat Islam), para jamah diharapkan untuk bergabung sebagai anggota IPHI Kabupaten Purbalingga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *