Perayaan Tahun Baru di Purbalingga Semarak

Perayaan menyambut tahun baru 2015 di Kabupaten Purbalingga berlangsung semarak. Meskipun sempat diwarnai hujan deras, namun ribuan warga tetap tumpah ruah di sejumlah pusat keramaian untuk merayakan detik-detik pergantian tahun.

Pemkab Purbalingga juga menggelar berbagai acara untuk mengisi malam pergantian tahun. Ketua Panitia Perayaan Tahun Baru Pemkab Purbalingga, Imam Subijakto mengatakan acara diawali dengan menggelar pengajian dan shalawatan di kompleks Pendapa Dipokusumo.

“Kami  menghadirkan Kyai Haji Nurcholis Masrur dari Ponpes Asyuhriah Karangsentul, Padamara untuk mengisi acara yang juga diikuti oleh bapak Bupati  dan Ketua DPRD  (Tongat-red),” jelas nya, Rabu (31/12) malam.

Usai pengajian, Bupati Sukento bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompinda) bersama-sama menuju stadion Goentoer Darjono menggunakan kendaraan odong-odong untuk melewatkan pergantian tahun bersama warga. Sebelumnya, rombongan singgah di komplek alun alun untuk menyematkan pin pelopor keselamatan berlalu lintas kepada perwakilan biker di Purbalingga.

“Di alun alun sengaja diadakan panggung hiburan (organ tunggal-red) untuk menghibur warga yang berkumpul di sana. Sekaligus untuk pencanangan aksi keselamatan berlalulintas 2015 oleh Satlantas Polres Purbalingga,” tambahnya.

Di komplek Stadion Goentoer Darjono digelar panggung hiburan dengan menampilkan grup musik lokal dan orkes melayu. Menjelang detik-detik pergantian tahun ditampilkan pula parade kembang api sekitar lima belas menit. Dalam kesempatan itu pejabat yang hadir juga meniup terompet secara bersama-sama menandai datangnya tahun 2015.

“Acara menyambut tahun baru memang digelar secara meriah. Namun tetap mengedepankan kebersamaan dan kesederhanaan,’katanya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto mengajak seluruh warga untuk  bisa saling bahu membahu menjalankan pembangungan, untuk mewujudkan slogan Purbalingga Emas.

“Emas itu singkatan dari ekonomi meningkat, manajemen yang baik, aman dan sejahtera. Purbalingga Emas  bisa dicapai dengan dua syarat, yakni  kebersamaan dan good government. Karenanya, saya  meminta kepada semua warga masyarakat, tuntuk mendukung slogan ini,”   harapnya.

Sementara itu Kapolres AKBP Anom Setyadji mengatakan guna mengantisipasi kemacetan arus lalu-lintas di perayaan menyambut pergantian tahun, pihaknya menerapkan zona bebas kendaraan  bermotor (Car Free Night) di kawasan alun-alun dan Stadion Goentor Darjono. “Pusat keramaian ada di kompleks Taman Kota di Jalan Ahmad Yani, kompleks alun-alun dan kompleks Stadion Goentoer Darjono,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *