Dalam rangka memeperingati Hari Jadi Purbalingga yang ke 184, Yayasan Arsantaka kembali menggelar kegiatan operasi katarak secara gratis. Kegiatan ini juga melibatkan melibatkan perhimpunan dokter mata indonesia  (Perdami) wilayah Jawa Tengah. Operasi katarak dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Goeteng Tarunadibrata, Sabtu (20/12).

Kegiatan tersebut menurut koordinator pelaksana operasi Didik Heriyanto, dipimpin oleh dr Inakawati SpM dengan didukung oleh 12 dokter mata. Pelaksanaan operasi akan memakan waktu selama 12 jam yang terbagi menjadi 3 sif. Setiap sif operasi, ditangani oleh  4 dokter spesialis mata.

“Diperikirakan jam 7 malam sudah selesai,”ujar Didik pada saat pelaksanaan operasi katarak.

Dokter ahli mata yang melakukan operasi lanjut Didik diambil dari wilayah Semarang, Banjarnegara, Purwokerto dan Purbalingga. Semua dokter yang melakukan operasi semua tidak dibayar alias gratis.

Terpisah ketua Yayasan Arsantaka, Slamet Sudiro mengatakan pada kegiatan operasi katarak kali ini diikuti oleh 50 orang. 50 orang ini bukan hanya orang Purbalingga saja namun juga berasal dari Banjarnegara, Sokaraja dan Pemalang.

Slamet Sudiro juga mengapresiaisi usulan Kepala Plt Direktur RSUD agar kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ditambah dengan bantuan kepada penyandang thalesmia. “Karena di Purbalingga ada 44 penderita thalesmia dan ini perlu segera ditangani. Minamal kita bisa meredam penyakit ini,” ujar Slamet Sudiro

Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto mengatakan kerjasama operasi katarak  bisa terus dilanjutkan karena program ini sangat mulia. Sehingga cita-cita tahun 2015 masyarakat Purbalingga menjadi masyarakat yang sehat bisa terwujud.

Bupati juga menyarankan kepada seluruh masyarakat agar menjaga pola makan yang sehat. Sebagian masyarakat masih merasa belum makan apabila belum makan nasi, padahal sudah makan makanan pengganti nasi yang lain.

“Masyarakat juga masih suka makanan yang manis-manis,” ujar Sukaneto

Pada acara trersebut juga hadir Sekretaris Daerah, Asisten I, Kabag Kesra dan Kabag Humas.