Perlindungan Penderes, Diminta Untuk Ditingkatkan

Musibah yang menimpa petani penderes di Purbalingga sangat memprihatinkan. Dalam melakukan pekerjaan kesehariaanya, mereka tertimpa musibah, seperti terjatuh dari pohon hingga mengalami cacat tetap, luka berat sampai meninggal dunia.

“Untuk itu, pemerintah kabupaten juga akan terus meningkatkan perlindungan kepada para penderes yang tertimpa musibah dengan memberikan bantuan kepada mereka,”tutur Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto saaat menyerahkan bantuan bagi petani penderes yang mengalami musibah terjatuh dari pohon kelapa periode ketiga tahun 2014 di Ruang Pringgitan Kompelk Pendapa Dipokusumo, Senin (8/12).

Melaui bantuan pemkab yang diberikan kepada penderes tertimpa musibah, tambah Sukento, diharapkan dapat meringankan para penderes terluka ataupun ahli waris penderes yang meninggal dunia. Kebanyakan dari petani penderes, melakukan pekerjaan dengan modal  berhutang uang  kepada pengepul. Dari hasil menderes, mereka menyetorkan hasilnya berupa gula kepada pengepul.

“Untuk itu, saya meminta kepada para pengepul, agar ikut meringankan beban para penderes yang tertimpa musibah. Jangan hanya mengambil keuntungannya saja, tetapi disaat mereka tertimpa musibah juga ikut meringankan beban mereka,”pintanya.

Kento juga merasa prihatin dan ikut bela sungkawa atas musibah yang menimpa petani penderes yang mengalami musibah meninggal dunia, luka berat dan mengalami cacat tetap. Diaharapkan bantuan dari pemkab dapat meringankan beban mereka.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Purbalingga Muhammad Nurhadi mengatakan, bahwa petani yang mengalami musibah terjatuh dari pohon kelapa di Kabupaten Purbalingga, diberikan bantuan untuk meringankan beban. Bantuan yang diberikan bervariasi, tergantung dari musibah yang dialaminya.

“Untuk korban meninggal dunia mendapatkan bantuan Rp 5 juta, cacat tetap Rp 2,5 juta dan yang mengalami luka berat Rp 1 juta,”jelasnya.

Nurhadi menambahkan, bantuan kepada penderes yangmengalami musibah kurun waktu 2013 hingga bulan Nopember 2014 di wilayah Purbalingga untuk meringankan beban yang mereka tanggung. Dan untuk hari ini yang diserahkan secara simbolis oleh buppati Purbalingga merupakan periode ketiga tahun 2014.

Data penderes yang meninggal dunia dari Desember 2013 hingga Nopember 2014 sebanyak 28 orang. Yang mengalami cacat tetap empat orang dan luka berat 21 orang.Sedangkan bantuan keseluruhan untuk membantu para penderes yang tertimpa musibah di kabupaten Purbalingga pada tahun 2014 sebesar  Rp 171 juta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *