Dalam rangka monitoring kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (MPd) di Indonesia, Tim PNPM Support Facility World Bank (Bank Dunia), mengadakan kunjungan ke Kabupaten Purbalingga. Rencananya, tim akan melihat secara langsung pelaksanaan PNPM, khusunya PNPM MPD di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Karanganyar dan Karangmoncol.

Bupati  Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto menyambut baik kedatangan tim program pengentasan kemiskinan bagi masyarakat, khusunya untuk masyarakat perdesaan. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi evaluasi, serta sebagai solusi masyarakat kedepan menjelang pergantian tampuk kepemimpina nasional, yang akan segera mengalami perubahan.

“Program PNPM ini, diyakini sudah membantu menurunkan angka kemiskinan di Purbalingga, dari kisaran 30 persen, menjadi sekitar 22 persen. Sehingga di akhir masa kegiatan, program ini harapannya kedepan untuk  diteruskan,”harap Sukento di Ruang VIP Pringgitan, Komplek Pendapa Dipokusumo, saat menerima kunjungan Tim PNPM Support Facility Bank Dunia, Jumat (12/9).

Menurutnya, kunjungan tersebut dapat dijadikan momen, untuk mengevaluasi , seberapa besar manfaat, dampak, serta kelanjutan program di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudoyono.

“Programnya sudah baik dalam membantu menurunkan angka kemiskinan. Semoga dengan ganti kepemimpinan, hanya berganti nama saja, tapi programnya tetap, yaitu program pengentasan kemiskinan,”pintanya.

Dengan kedatangan tim monitoring tersebut, tambah Kento, diharapkan seluruh dampak dari program tersebut dapat dievaluasi, serta dicarikan solusi, karena program seperti apapun, pasti mempunyai dampak, baik positif, maupun negatif. Untuk itu, pihaknya minta agar kedatangan tim, bisa  memberikan solusi yang terbaik.

Perwakilan PNPM SF Bank Dunia, Dewi mengatakan, bahwa kunjungan yang dilakukan timnya, merupakan kunjungan rutin ke daerah daerah di Indonesia, untuk memonitor dan mengetahui sejauh mana perkembangan, serta pelaksanaan di lapangan.

“Kita akan lihat sejauh mana pelaksanaan program ini, khususnya yang ada di kecamatan, kondisinya seperti apa, baik kegiatan fisik maupun non fisik. Sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah, kami akan mengunjungi Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Purbalingga,”tandasnya.