Dihari ulang tahun yang ke 184 Kabupaten Purbalingga kembali meraih penghargaan dari Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Kemenkop UKM) Republik Indonesia. Purbalingga menerima penghargaan sebagai kabupaten penggerak koperasi tahun 2014 dengan peringkat Paramadhana Madya Nugraha Koperasi.

Kabid Koperasi pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Dinperindagkop), Mugiyarto mengatakan penghargaan ini sebagai kado yang baik di hari buat pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat Purbalingga. Pemberian penghargaan ini  sebagai motivasi bagi gerakan koperasi di Purbalingga agar lebih meningkatkan kinerjanya. Penghargaan tersebut

“Pemberian penghargaan ini dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 8 Desember 2014, yang diwakilkan kepada Kepala Dinperindagkop,” ujar Mugiyarto di sela-sela mengikuti expo di lapangan SD2 Purbalingga lor, Kamis (18/12)

Purbalingga mendapatkan penghargaan dari Kemenkop menurut Mugiyarto salah indikatornya adanya komite syariah kabupaten. Kedua adanya kerjasama dengan danamaniri dengan dibentuknya sentra kulakan pos daya. “Ketiga dalam pembentukan koperasi di Purbalingga harus ada study kelayakan, tanpa studi kelayakan maka tidak boleh berdiri koperasi di Purbalingga,” ujar Mugiarto lagi

Mugiarti juga menjelaskan koperasi dikatakan sehat adalah pada bulan Januari bisa menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Suatu koperasi tidak bisa menyelenggarakan RAT maka perlu dipertanyakan kesehatan keuangannya.

“ Sekarang di Purbalingga ada sekitar 240 koperasi dimana sekitar 70 persen dalam katagori sehat,” pungkas Mugiarto.