Ribuan Ikan Mati Keracunan, Bupati Tinjau Lokasi

Mendapatkan laporan dari warga perihal kematian ribuan ikan pada kolam milik warga, di Kelurahan Penambongan, Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto,  didampingi Camat Purbalingga, dan unsur Muspika Kecamatan Purbalingga, langsung mengunjungi lokasi kejadian, Selasa (23/9)

Diduga kematian ribuan ikan diakibatkan tercemar limbah pabrik, kolam tersebut baerada di RT 3 RW 3 Kelurahan Penambongan Kecamatan Purbalingga. Warga setempat membudidayakan ikan dengan menggunakan aliran air dari Kali Keramaian Kelurahan Penambongan, yang hulunya diduga menjadi tempat pembuangan limbah pabrik berbagai perusahaan.

Dalam pengarahannya, bupati meminta kepada jajaran dinas terkait, untuk segera menindak lanjuti hasil temuan tersebut, supaya warga tidak  mengalami kerugian lebih banyak lagi. “Saya minta, Dinas Peternakan Dan Perikanan (Dinnakan), dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk segera melakukan investigasi lebih lanjut. Hal tersebut, untuk mengetahui apakah sumber dari kejadian tersebut akibat dari pencemaran air limbah pabrik, atau ada sebab lain,”pintanya.

Sukento meminta kepada warga yang mengalami musibah, agar sabar dan tawakal atas kejadian yang menimpanya. Pihaknya melalui dinas terkait akan segera  menyelidiki kejadian tersebut, dan menyampaikan hasil penyelidikan yang akan dilakukan oleh aparat yang berwenang.

Mardoko, salah satu pemilik kolam yang ikanya  menjadi korban menuturkan, bahwa kejadian berawal pada hari Sabtu (22/9) ikan dikolamya banyak yang terapung. Hanya sedikit ikan yang dapat diselamatkan, untuk itu dirinya meminta kepada pemerintah, dan aparat kepolisian untuk menindak lanjuti kejadian tersebut dengan tuntas.

“Dugaan kami, air Kali Keramaian tercemar oleh limbah pabrik yang aliran airnya untuk budidaya kolam ikan. Sedangkan kerugian yang kami alami ada dua kolam berisi sekitar dua kwintal ikan  Grameh dan Nila, senilai Rp 20 Juta, itu saja belum kolam ikan milik tetangga disepanjang aliran kali tersebut,”tuturnya.

Setelah meninjau lokasi pencemaran, Bupati Purbalingga juga meninjau lokasi kebakaran di desa Sirau Kecamatan Karangmoncol. Sebagaimna telah diberitakan kemarin kebakaran ini menimpa  4 rumah yang berada di RT 12  RW 04 pada hari Minggu (21/9). Kebakarn menimpa rumah Silihin (27), Heriyanto (40) Yanto (30) dan Sunari (56) dengan kerugian ditaksir mencapai 270 juta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *