TrabaserRibuan trabaser dari luar kota Purbalingga, bahkan peserta luar Jawa  meramaikan kegaiatan Wijaya Kusuma Trail Adventure I Dim 0702 Purbalingga 2014. Kegiatan yang juga untuk menyemarakan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke 184 menempuh jarak sekitar 70 kilometer yang terbagi dalam empat etape.

“Sampai dengan pelaksanaan kegiatan, trabaser dari luar kota terus mengalir beradatangan ke lokasi kegiatan di area objek wisata air Bojongsari (Owabong) Purbalingga. Peserta yang mendaftar diluar dugaan kami, bahkan sampai denga pertandingan dimulai sudah ada sekiatr dua ribuan peserta, dari seribu peserta yang kami targetkan,”tutur Ketua Panitia kegiatan Wijaya Kusuma Trail Adventure I Dim 0702 Purbalingga 2014 Eko Susilo di Owabong Cottage, Minggu (7/12).

Menurutnya, berdasarkan data panitia saat pendaftaran di lokasi, peserta ada yang dari Majalengka Jawa Barat, Pontianak Kalimantan Barat, Surabaya Jawa Timur, Jogjakarta dan daerah lainya. Sedangkan kegiatan trail adventure diselenggarkan Owabong bekerjasama dengan Kodim 0702, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda & Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Komunitas Trabaser, Perum Perhutani dan support dari Dinas Kebudayaan & Pariwisata Provinsi Jateng.

“Peserta menempuh jarak sekitar 70 kilometer yang terbagi dalam empat etape. Etape I star dari Owabong – Katel Klawu Mrebet, etape II Katel Klawu – Desa wisata Serang (rest area), etape III Desa wisata Serang – Goa Lawa, dan etape IV Goa Lawa – Owabong,”ujarnya

Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto usai pengibaran bendera start mengatakan, bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat mengenalkan berbagai tempat wisata  yang ada di Purbalingga.

“Harapan saya, dengan adanya kegiatan ini, temapt wisata di Purbalingga dapat dikenalkan lebih baik lagi, baik wisatanya, produk lokalnya, dan potensi sejarah yanga ada,”tuturnya.

Sukento menuturkan, bahwa pihaknya akan mengembangkan semua kegiatan motor sport di Purbalingga. Dengan dukungan infrastruktur yang ada, saat ini Stadion Goentoer Darjono sudah diaspal, demi untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Pengaspalan halan stadion dengan luas sekitar 7 ribu meter, rencananya di plot untuk kegiatan olah raga bermotor seperti slalom test. Selanjutnya pembongkaran trotoar juga akan  diaspal untuk tempat raccing , “jelasnya.

Sukento menambahkan, bahwa ruas jalan stadion kea rah Kalikabong,  di ruas tertentu akan dibebaskan sekitar empat meter untuk kegiatan olah raga bermotor lainya, serta kegaiatan praktek keahlian anak-anak sekolah.

“Hal ini juga untuk mendororng serta membantu Purbalingga yang semakin maju di bidang pariwisata, karena improvenya sudah nomor satu, sehingga meraih penghargaan Travel Club Tourism Award (TCTA) 2014 untuk kategori The Most Improved dari pemerintah pusat,”ujarnya.

Dukungan infrastruktur

Untuk mendukung pengembangan jalur wisata atau jalan wisata yang potensinya besar di Purbalingga, seperti Gunung Slamet, Bambangan Siwarak, dan tempat tempat lain. Berbagai infrastruktur seperti merevitallisasi jalur wisata dengan kabupaten tetangga akan dibenahi.

“Untuk infrastrutur jalur wisata sudah bagus semua. Rencanananya jalur dari Serang ke Baturaden akan diaspal, karena sudah tersedia dari anggaran Bantuan Gubernur (Bangub).Kami nanti akan bekerjasama dengan kabupaten Banyumas untuk memperbaiki jalur tersebut. Sehingga ketika ada event seperti ini peserta akan lebih banyak lagi,”tuturnya.

Dengan dibenahinya jalur wisata tersebut diharapkan  dapat mendukung kegiatan wisata di kedua daerah.