Habib Syech Nov 1Ribuan umat islam dari berbagai wilayah memadati Alun Alun Purbalingga untuk bershalawat bersama Habib Syech Bin Abdulqodir Assegaf. Tak hanya dari wilayah kabupaten Purbalingga tapi juga dihadiri para Shekher Mania (sebutan bagi penggemar Habib Syech-red) dari Purwokerto, Banjarnegara, bahkan dari kabupaten  Pemalang.

Begitu sampai di panggung  Alun Alun Timur, Habib Syech langsung mengajak sheker mania melantunkn pujian kepada baginda Rosulalloh Muhammad SAW yang diiringi oleh grup rebana Asbabul Mustofa. Terlihat hadir bersama Habib Syech, Bupati Purbalingga Sukento Rido marhaendrianto, Wakil Bupati Tasdi, Ketua DPRD  Tongat dan para muspida serta pimpinan pondok pesantren di wilayah Purbalingga.

Bupati Sukento mengaku telah menanti kehadiran Habib Syech kembali hadir di Alun Alun hampir satu tahun penuh. Menurut Bupati, kehadiran Habib Syech di Purbalingga kali ini untuk yang ke empat kalinya. Pertama di Kecamatan Karanganyar, kemudian dua kali di Alun Alun dan kali ini kembali di Alun Alun Purbalingga.

“Mudah – mudahan yang kelima, keenam dan seterusnya masih bisa berkesempatan bershalawat di Alun Alun,” harap Bupati sembari secara khusus meminta Habib Syech mendoakan Purbalingga agar menjadi Purbalingga yang makmur, Purbalingga yang aman, sejahtera, guyub rukun dan terhindar dari bencana.

Pada kesempatan itu, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf berpesan supaya masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan pendapat, menurut dia jangan menjadi sumber perpecahan. Karena itu umat harus mengutamakan toleransi. “Umat islam harus menjadi manusia-manusia  teladan dalam menjaga kedamaian, menebarkan kasih sayang, dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya. Juga menjadi manusia-manusia yang mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad SAW baik didunia maupun di akherat,” katanya.

Sementara, KH Zuhrul Anam atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Anam dalam tauziahnya mengajak umat untuk tidak bosan-bosan memanggil nama rosulalloh dan membacakan shalawat kepada nabi Muhammad. Karena menurut Gus Anam, kunci selamat, kunci rahmat dan kunci berkah ada pada tangan rosulalloh Muhammad SAW.

“Alloh telah berjanji kepada Nabi Muhammad, kelak diakherat Alloh akan memberi  sesuatu yang membuat nabi Muhammad senang. Dan yang membuat senangnya rosulalloh, adalah jika umatku (rosulalloh-red) semuanya masuk surga. Dan permintaan itu dikabulkan oleh Alloh,”  jelas Gus Anam.

Janji ini, lanjut Gus Anam, juga mengena semua masyarakat Purbalingga. Ketika masyarakat sering mengucapkan salam Ya nabi salam alaik, ya rosul salam alaika, seketika rosul juga menjawab salam kita semua. “Artinya seluruh masyarakat Purbalingga mendapat safaat dari rosulalloh Muhammad SAW,” tambahnya.

Acara yang berlangsung tertib, lancar dan aman, diakhiri dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya.