MasjidilRibuan umat Islam dari berbagai penjuru wilayah di Kabupaten Purbalingga, memadati Masjid Agung Darussalam Purbalingga Selasa malam (4/11). Mereka rela datang lebih awal menuju ke masjid di pusat kota demi untuk melihat lebih dekat serta shalat maghrib dan isya berjamaah dan mendengarkan tausiah, bersama Imam Besar Masjidil Haram Kota Mekkah Al Mukaromah Arab Saudi,  Syeikh ‘Adil Al Kalbani, dan dai Damai Indonesiaku_TVOne, Syekh Ali Jaber.

Tampak hadir dalam acara tersebut Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto, unsur pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, tokoh agama, tokoh ormas. Usai pelaksanaan shalah berjamaah dan tausiyah oleh imam besar Masjidil Haram, rombongan diterima Bupati Purbalingga, diruang VVIP, Komplek Pringgitan Pendapa Dipokusumo, selain itu, bupati juga mendapatkan kenang-kenangan dari Imam Besar Masjidil Haram, berupa Kiswah/penutuh Ka’bah Baitullah, yang terbuat dari kain, dengan tenunan benang emas.

Adit, salah satu warga Purbalingga, usai sholat berjamaah, dan mendengarkan tausiah sengaja menemui imam besar dan menyempatkan mencium tangan Syeikh Al Kalbani, demi mendapatkan keberkahan. Menurut penuturannya, kapan lagi dirinya bisa bertemu langsung dengan salah satu imam besar, sehingga dirinya tidak menyia-nyiakan untuk mencium tangan sang imam.

“Saya ingin mendapatkan berkahnya imam besar masjid paling suci umat Islam diseluruh dunia, sehingga kedatangannya di Kota Perwira, tidak saya sia-siakan. Belum tentu kita dapat berjabat tangan, setiap saat,”tuturnya.

Dalam tausiahnya Shekh Al Kalbani,  yang diterjemahkan oleh Syekh Ali Jaber meminta, agar semua umat Islam di kota Purbalingga, pada khususnya, serta umat Islam seluruh Indonesia pada umumnya, untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah, meningkatkan keimanan, serta ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu umat juga diminta, agar dalam berdoa kepada Allah, kaum muslim untuk bersungguh-sungguh, sehingga apa yang menjadi cita-cita/permohonan seorang hamba dapat terkabul.

Kepala Bagian Kesejahteraan (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Purbalingga, Muhammmad Nurhadi mengatakan, bahwa tujuan dari kegiatan tersebut untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, serta lebih meningkatkan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan antar umat Islam).

“Selain itu juga, dengan kedatangan imam Masjidil Haram, serta tausiahnya, diharapkan akan lebih menambah pengetahuan keagamaan masyarakat, khusunya umat Islam. Disamping itu, dengan tausiah tersebut, Purbalingga masyarakatnya akan lebih berakhlakul karimah (perilaku yang terpuji),”tandasnya.