PURBALINGGA-Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhendrianto meminta agar seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan efisiensi di segala bidang kegiatan, sehingga hasilnya diharapkan mampu meningkatkan pembangunan berbagai sarana parasarana, serta kesejateraan masyarakat dan aparatur pemerintah.l

“Untuk itu, saya minta agar para kepala SKPD dalam menggunakan anggaran guna membiayai berbagai kegiatan di setiap SKPD sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta mengedepankan efisiensi. Dari efisiensi anggaran tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat, membangun sarana prasarana yang berkaitan kepentingan masyarakat luas,”pinta Bupati Purbalingga saat memimpin apel pengarahan jajaran pejabat dan staf Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purbalingga Selasa (26/8).

Untuk itu, sambung Kento, dirinya akan terus mendorong seluruh kepala SKPD, guna memaksimalkan, serta menitikberatkan pada efisiensi penggunaaan anggaran. Sehingga dari hasil efisiensi tersebut, selain untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur masyarakat, kedepan kesejateraan para abdi Negara juga akan di perhatikan.

“Untuk menekan kebocoran anggaran, tentunya dari hasil efisensi tersebut, sebagai gantinya pemkab akan memikirkan kesejateraan para PNS, salah satunya dengan memperbesar tambahan penghasilan pegawai (tamsilpeg). Tapi dengan catatan komitmen untuk meningjatkan kinerja para PNS juga harus ditingkatkan lagi, kalau lebih efisien, maka tamsilpeg akan diperbesar,”tuturnya.

Sukento menambahkan, bahwa prioritas program kerjanya selama memimpin Purbalingga, adalah lebih fokus pada pembenahan infrastruktur masyarakat, seperti pembangunan bendungan, saluran irigasi untuk pertanian, perbaikan jalan sebagai akses perekonomian masyarakat.

“Peningkatan sarana bidang kesehatan juga akan menjadi prioritas kepemimpinan kami, disamping itu, urusan layanan kesehatan akan terus ditingkatkan dengan membangun sarana kesehatan berupa puskesmas, PKD dan lain sebagainya. Seluruh pembangunan jalan juga harus yang berkualitas, karena itu semua untuk menunjang, serta akses perekonomian masyarakat, pengaspalan jalan diprioritaskan menggunakan hotmix semua supaya umur jalan juga menjadi awet,”jelasnya.

Sedangkan prioritas kami selanjutnya adalah pembenahan infrastruktur bidang pendidikan, karena masih banyak sekolah yang perlu penanganan dari pemkab, sehingga dengan keberadaan bangunan sekolah yang nyaman, anak-anak akan belajar dengan tenang, pungkasnya.

Senada dengan bupati, Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Purbalingga Kodadiyanto mengatakan, bahwa salah satu bentuk efisiensi dimulai dari hal-hal yang sepele, seperti pelaksanaan apel pagi para PNS.

“Dari hal yang terlihat sepele tersebut, kedispilinan para PNS diharapkan akan terus berkembang ke perilaku terpuji lainya. Karena dengan kedispilnan, diharapkan mindset para PNS dapat diubah, seperti dalam bekerja mereka takut pulang dan datang tidak tepat waktu, serta diharapkan dapat menjauhi perilaku KKN,”tuturnya.

Berawal dari mindset yang bagus tersebut, diharapkan para PNS tidak akan terjebak pada perilaku yang tidak terpuji, seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sehingga efisiensi di semua lini dapat dimaksimalkan, termasuk efisiensi anggaran, serta tidak terjadi kebocoran anggaran dimana-mana, serta hasil dari efisiensi tersebut, selain untuk membangun prasarana masyarakat luas, juga untuk kesejahteraan PNS, pungkasnya.(Kie_Man)