PURBALINGGA INFO, Tak dinyana tak diduga, Takhirin (60th) RT 06/01 dan Sawiyah (74 th) RT 02/01 Desa Sangkanayu, Desa Mrebet mendapatkan hadiah 1 ekor kambing unggulan dari Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, pada saat launching program Bekerja. Pemberian hadiah yang berbasis pada pertanian diharapkan dapat meningkatkan ekonomi keluarga yang note bene berasal dari keluarga prasejahtera.

” Saya berharap bantuan ini bisa dikembangkan agar percepatan penanggulangan kemiskinan bisa tertanggulangi. Saya berharap jika program ini berhasil, penerima bantuan ayam maupun kambing kita usulkan dicoret dari daftar masyarakat miskin,” kata Amran saat kunjungan kerja di Desa Sangkananyu, Kecamatan Mrebet, Selasa (8/5).

Mentan Amran mengatakan 50 ekor ayam KUB 4 bulan kedepan sudah bisa bertelur setiap harinya. Jika yang 10 butir dikonsumsi sendiri, sedangkan sisanya dijual di pasar maka akan mendapatkan penghasilan antara Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta, sehingga keluarga tersebut tidak dalam katagori keluarga prasejahtera lagi.

“ Selama 4 bulan sebelum ayam berproduksi untuk pemberian pakan, obat-obatan, kandang dan pendampingan akan diberikan secara gratis oleh Kementrian Pertanian (Kementan),” tambahnya.

Mentan Amran pun berpesan kepada Sawiyah dan Takhirin agar bisa memelihara kambing dengan sebaik-baiknya. Agar bisa berkembang biak dan dapat meningkatkan perekonomiannya. “Kambing yang kita berikan merupakan kambing unggulan, untuk ayam Kampung Unggulan Balitbang yang didatangkan langsung dari Tanggerang,” katanya.

Sedangkan Takhirin setelah menerima hadiah kambing merasa senang sekali sembari membobong kambing yang diterimanya. “ Maturnmuwun Pak Menteri,” katanya.

Bupati Purbalinga Tasdi sangat mengapresiasi bentuan yang dilaksankan oleh Kementan RI karena selama ini Purbalingga dalam pengentasan kemiskinan masih fokus pada rumahnya, sanitasi kesehatannya belum pada produktifitas masyarakatnya. Bantuan Kementan nantinya dapat mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat miskin di Purbalingga.

“Dengan angka kemiskinan 18,9 persen, Purbalingga masih menempati urutan ke 4 tingkat kemiskinan paling tinggi di Jawa Tengah  setelah Brebes, Kebumen, Wonosobo. Untuk itu kami berharap kepada pemerintah, khsusnya Kementan dapat menggelontorkan bantuannya ke Purbalingga,” pintanya. (PI-2)