Up Hari Damkar4

Penyerahan mobil ambulance bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  kabupaten Purbalingga, menandai peringatan Hari Pemadam Kebakaran Nasional ke-95 tingkat kabupaten Purbalingga. Bantuan diserahkan oleh Bupati Sukento Rido Marhaendrianto kepada Kepala Pelaksana Harian BPBD Priyo Satmoko, usai Upacara di halaman Pendapa Dipokusumo, Senin (3/3).

“Bantuan kami terima Desember lalu. Namun karena kesibukan beliau Pak Bupati, baru dapat diserahkan hari ini,” terang Priyo.

Bantuan tersebut, lanjut Priyo, merupakan hibah dari BNPB untuk mendukung upaya-upaya penanggulangan bencana di Purbalingga. Selain mobil Ambulance, pihaknya juga menerima hibah satu unit perahu karet bermesin dan satu unit tenda pengungsi. Dia mengaku, keberadaan kendaraan operasional ini nantinya akan menambah serta melengkapi fasilitas-fasilitas di daerah.

“Bantuan perahu karet sudah kami gunakan untuk membantu evakuasi banjir di Pekalongan awal Februari lalu. Perahu itu digunakan teman-teman SAR Purbalingga dibawah pimpinan Pink Asrikin,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Bupati meminta BPBD agar fasilitas yang diterima dapat membantu kegiatan operasional dalam penanggulangan bencana di lapangan. Jika terjadi musibah dan bencana maka yang paling diutamakan adalah pelayanan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan. “Untuk itu bantuan ini agar dapat dirawat sebaik-baiknya, sehingga selalu siap digunakan kapan saja,” katanya disela-sela meninjau fasilitas mobil ambulance tersebut.

Bupati mengakui, insitusi pemadam kebakaran menjadi barisan terdepan dalam melaksanakan pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kapasitas institusi pemadam kebakaran dalam pengurangan resiko kebakaran disetiap tahapan manajemen kebakaran. Pengurangan resiko itu dapat dilakukan pada pra kebakaran, saat kejadian kebakaran maupun paska kebakaran.

“Hal itu dapat dipenuhi manakala BPBD dapat melakukan peningkatan dan kuantitas dan kualitas aparatur pemadam kebakaran yang memenuhi kompetensi aparatur damkar,” katanya.

Kerjasama penanggulangan kebakaran dan peningkatan kapasitas aparatur antar daerah, menurut Bupati juga perlu terus ditingkatkan. Disamping itu, partisipasi dunia usaha dan komunitas masyarakat sangat perlu terus didorong dalam pengurangan resiko kebakaran. (/Hr)