PURBALINGGA –  Kecamatan Mrebet, pada tahun 2018 mendapatkan alokasi anggaran pembangunan dari APBD mencapai 36 milyar rupiah. Selain mendapatkan anggaran pembangunan yang signifikan, Kec.Mrebet dengan 19 Desanya mendapatkan alokasi rasbangga sejumlah 112.605 kilogram beras dan alokasi bantuan lainnya bagi 1.675 keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH). dengan alokasi anggaran mencapai Rp. 457.608 perbulan per orang yang diterima selama 1 tahun.

Hal itu diungkapkan Camat Mrebet Sadono, S.Sos. M.Si. saat menyampaikan sambutan selamat datang pada tim 1 tarling Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga yang dipimpin Bupati Purbalingga H. Tasdi SH. MM. di Masjid  Al Hidayah Dusun Karang Brai Desa Mrebet Kecamatan Mrebet, Minggu (27/05). Tim tarling 1 yang melaksanakan tarling hari ke 5 diikuti Ketua DPRD H.Tongat, SH. MM. beserta pimpinan Forkopimda lainnya, sejumlah pejabat Pemkab Purbalingga, para pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Purbalingga, pimpinan BUMD dan juga perbankan di Purbalingga.

Ditambahkan Sadono,  penerimaan anggaran yang begitu besar di Kecamatan Mrebet sudah seharusnya mendapatkan timbal balik masyarakat adalah dengan sengkuyung berpartisipasi  mendukung setiap program-program yang telah menjadi kebijakan pemkab Purbalingga. Dirinya berharap peningkatan kesejahteraan akan meningkat dengan pengelolaan anggaran pembangunan dengan baik memenuhi harapan masyarakat Mrebet.

“Panjenengan semua, terutama bapak-bapaknya bekerja dengan keras menghidupi anak-anaknya sehingga terhindar dari stunting, kemudian menyekolahkan sampai mendapatkan pendidikan yang tinggi dan menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya, itu termasuk panjenengan ikut serta mendukung kebijakan pemkab Purbalingga,” kata Sadono.

Dalam sambutannya, Bupati Tasdi menyampaikan terima kasih atas sambutan dan antusiasme masyarakat Mrebet  pada tarling bersama rombongan tim 1, namun dirinya juga berharap, tarawih penuh tidak hanya saat ada kehadiran Bupati saja. Selanjutnya Bupati sampaikan esensi spiritual, sosial, dan kultural dari pelaksanaan tarling salh satunya yaitu terpeliharanya tradisi leluhur tingkatkan silaturahmi.

“Kehadiran kami, tidak hanya memberi berupa benda mati, namun juga memberi informasi kepada masyarakat, mengenai berbagai program pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan termasuk menangkap aspirasi yang ada di masyarakat untuk segera mendapatkan tindak lanjut. Namun kami juga sampaikan maaf apabila belum semua aspirasi kami tangkap karena apa yang menjadi harapan desa bergantian menyesuaikan kondisi yang ada. Kepada masyarakat Mrebet, saya berpesan untuk bersama-sama mengawal pemanfaatan Dana Desa yang sudah diterima sehingga dalam pengelolaannya akan dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat,” kata Bupati.

Informasi yang disampaikan Bupati Tasdi diantaranya komitmen pemkab Purbalingga bersiap mendukung selesainya pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) pada tahun 2019 dan pengembangan ke depan terwujudnya embarkasi haji Jawa Tengah Bagian Barat di bandara JBS yang mengakomodir kepentingan jamaah haji bagi 9 kabupaten “ngapak” yaitu Kebumen, Banjarnegara, Cilacap, Banyumas,  Purbalingga, Pemalang, Kabupaten /Kota Tegal, dan juga Brebes dengan menyiapkan 5 hektar lahan untuk membangun embarkasi tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bantuan 200 juta bagi pembangunan balai desa Mrebet, serta bantuan 1 unit genset dan peralatan ibadah yang diterima takmir masjid Al Hidayah, dan memberikan bingkisan bantuan dari DPRD, TP PKK Kab. Purbalingga, Prosa Ayfam, dan juga Baznas Purbalingga. Sebelumnya di hari ke 4 pada Sabtu (26/05), rombongan tim 1 melaksanakan   tarling di Desa Tlagayasa Kecamatan Bobotsari (t/humas)