PURBALINGGA, DINKOMINFO – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah, Imam Triyanto melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga Masa Bakti 2017 -2022. Ketua Dewan Kehormatan PMI terlantik yakni Purwanto dan Ketua Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga yakni Bupati Purbalingga, Tasdi.

Kepengurusan tersebut disahkan (16/5) yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah No : 20/S.KP/PMIJateng/PSD-ORG/V/2017 Tentang Penetapan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Purbalingga Masa Bakti 2017-2022. Selanjutnya Tentang Pengesahan Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga Masa Bakti 2017-2022 tercantum dalam SK Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah No : 19/S.KP/PMI Jateng/PSD-ORG/V/2017.

Imam Triyanto menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Purbalingga sebagai Kepala Daerah bersedia menjadi Ketua PMI Kabupaten Purbalingga. Menurutnya, selain Kabupaten Purbalingga ada dua Kabupaten di Jawa Tengah yang Bupati/Walikotanya menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten/Kota.

“Sebagai salah satu kebanggaan di Jawa Tengah ada tiga Kabupaten/Kota yang Kepala Daerahnya menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten/Kota yakni Purbalingga, Pati dan Rembang,” jelasnya saat Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga Masa Bakti 2017-2022 di Pendopo Dipokusumo, Sabtu (10/6).

Selain itu, Imam juga menambahkan ada tiga Wakil Bupati yang menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten yakni Purworejo, Pekalongan dan Rembang. Hal tersebut menunjukkan tingginya kepedulian Kepala Daerah dalam meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya demi tugas-tugas di bidang kemanusiaan yang tentunya akan menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakat di sekitar.

“Ini tentu akan menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakatnya,” ungkap Imam.

Imam berharap ke depan PMI di Kabupaten Purbalingga bisa menjadi lebih baik dan dapat menjaga amanah serta menjaga kepedulian khususnya di bidang kemanusiaan. Dengan adanya pengurus baru, Imam menambahkan semoga jiwa dan panggilan terhadap PMI tetap berjalan tanpa adanya kesombongan, tanpa dilatarbelakangi apapun karena yang harus ditolong kedudukannya sama.

“Secara tidak langsung PMI sudah mewujudkan konkrit implementasi di lapangan dengan tidak dilatarbelakangi apapun karena tujuannya sama menolong tanpa melihat kedudukannya,” jelasnya.

Ketua PMI Kabupaten Purbalingga, Tasdi mengatakan agar kepengurusan terlantik dapat bersinergi, berkolaborasi dan bersimbiosis mutualisme dengan semua pihak untuk mewujudkan visi dan misi PMI Kabupaten Purbalingga. Tasdi mengaku alasannya bergabung dengan PMI karena kecintaannya pada kegiatan kemanusiaan dimana hal itu menjadi aspek penting.

“Saya tidak berprofesi sebagai dokter tapi saya cinta kegiatan kemanusiaan karena PMI adalah aspek yang penting. Itulah alasan kenapa saya terpanggil dan mau bergabung dengan PMI,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pelantikan Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah beserta jajarannya, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purbalingga, Sekretaris Daerah, Para Staff Ahli dan Asisten Sekda Kabupaten Purbalingga. Selain itu Kepala Badan/Dinas/Kantor/Bagian, Para Camat, Pimpinan BUMN/BUMD, Pengurus PMI dari Eks Korwil III dan tamu undangan lainnya juga turut menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Purbalingga. (Lil)